kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.791
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS614.076 0,00%

Strategi ini perlu diterapkan emiten perkebunan agar kinerjanya tetap stabil

Minggu, 08 Juli 2018 / 20:00 WIB

 Strategi ini perlu diterapkan emiten perkebunan agar kinerjanya tetap stabil
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah sentimen negatif masih menghampiri emiten-emiten yang bergerak di sektor perkebunan. Pihak emiten pun dinilai perlu menerapkan sejumlah strategi bisnis secara efektif agar kinerja keuangannya tetap stabil hingga akhir tahun nanti.

Menurut William Siregar, Analis Paramitra Alfa Sekuritas, salah satu strategi yang dapat diadopsi emiten perkebunan adalah membidik pangsa pasar baru di luar Eropa dan India yang selama ini kerap menjadi tujuan ekspor CPO Indonesia. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi jika Eropa kembali memberlakukan larangan penggunaan CPO. Begitu pula dengan India yang bisa saja merealisasikan kenaikan tarif impor CPO dari Indonesia.

Di samping itu, pihak emiten juga bisa membuat berbagai macam produk turunan CPO yang baru misalnya bahan kosmetik. “Selama ini perusahaan lebih sering mengekspor sawit dalam bentuk mentah,” katanya, Jumat lalu.

Vice President Research Department Indosurya Sekuritas, William Surya Wijaya menambahkan, emiten-emiten perkebunan juga dapat melakukan diversifikasi bisnis di luar CPO dan turunannya. Ambil contoh PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) yang mulai menggeber segmen bisnis peternakan sapi sejak tahun lalu.

“Walau praktiknya tergantung pada pihak manajemen terkait, setidaknya diversifikasi bisnis bisa membuat pendapatan perusahaan lebih beragam,” paparnya.

William Surya sendiri memfavoritkan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) dan PP London Sumatera Indonesia Tbk (LSIP). Ia menilai kedua emiten tersebut masih bisa mengalami perbaikan kinerja hingga akhir tahun nanti. Di samping itu, likuiditas saham keduanya juga tergolong baik.

Ia merekomendasikan beli saham AALI dan LSIP dengan target Rp 14.500 per saham dan Rp 1.200 per saham.

Adapun William Siregar menjagokan PP London Sumatera Indonesia Tbk (LSIP) di tahun ini lantaran memiliki posisi kas yang kuat dan utang yang tergolong rendah bila dibandingkan emiten perkebunan lainnya. Ia merekomendasikan beli saham LSIP dengan target 1.200 per saham.


Reporter: Dimas Andi
Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

EMITEN

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0518 || diagnostic_web = 0.2755

Close [X]
×