Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Noverius Laoli
Di sisi pembiayaan, CTRA juga masih mengandalkan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR). Pada kuartal I-2026, perseroan membukukan marketing sales sebesar Rp 2,4 triliun.
Dari jumlah tersebut, 72% transaksi dilakukan melalui KPR, naik sekitar 2 poin persentase dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, pembayaran tunai menyumbang 19% dan skema tunai bertahap sebesar 9%.
Direktur Utama PT Ciputra Development Tbk, Candra Ciputra, mengatakan kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia memang memengaruhi bunga KPR.
Baca Juga: Tren Suku Bunga Tinggi, Simak Rekomendasi Saham Ciputra Development (CTRA)
Namun, setiap kenaikan suku bunga acuan sebesar 1% tidak serta-merta membuat cicilan konsumen melonjak secara signifikan.
Untuk menopang pencapaian target tahun ini, CTRA juga memperkuat portofolio proyek baru.
Perseroan meluncurkan dua kawasan residensial baru, yakni Citra Homes Halim di Jakarta dan Citra Bukit Golf Sentul di Bogor, serta menghadirkan sejumlah klaster baru di berbagai proyek yang telah berjalan.
Langkah ini diharapkan dapat menjaga penjualan di tengah pasar properti yang masih menghadapi berbagai tekanan ekonomi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














