kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Sritex (SRIL) menerbitkan surat utang US$ 225 juta untuk refinancing


Rabu, 09 Oktober 2019 / 22:05 WIB

Sritex (SRIL) menerbitkan surat utang US$ 225 juta untuk refinancing
ILUSTRASI. Emiten tekstil ini akan menerbitkan utang dengan nilai pokok sebanyak-banyaknya US$ 225 juta. KONTAN/Fransiskus SImbolon/07/08/2017

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) bakal menerbitkan surat utang baru dalam denominasi dolar Amerika Serikat (AS). Emiten tekstil ini akan menerbitkan utang dengan nilai pokok sebanyak-banyaknya US$ 225 juta.

lwan Kurniawan Lukminto, Wakil Direktur Utama SRIL menyampaikan surat utang ini akan dijamin anak usaha seperti PT Sinar Pantja Djaja, PT Bitratex Industries, dan PT Primayudha. Nantinya mereka akan menawarkan surat utang kepada investor luar negeri. 

Penerbitan surat utang ini merupakan transaksi material. Usai diterbitkan dan ditawarkan, "Surat Utang tersebut akan didaftarkan dan dikutip dalam daftar resmi dari SGX-ST," katanya dalam keterbukaan informasi, Rabu (9/10).

Baca Juga: Sritex (SRIL) akan terbitkan surat utang US$ 225 juta, ini kata lembaga rating

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa perusahaan akan menyampaikan data produksi SRIL berdasarkan laporan kinerja keuangan per tanggal 30 Juni 2019, selain itu mereka juga memberikan informasi mengenai customer expansion dan 10 pelanggan terbesar SRIL untuk digunakan dalam rangka pelaksanaan transaksi penerbitan surat utang.

Berdasarkan pemeringkatan Fitch Ratings dan Moody's Investors Service, perusahaan yang sering disebut dengan Sritex ini dikabarkan akan menggunakan dana hasil penerbitan surat utang ini untuk membayar utang lama sebesar US$ 175 juta yang akan jatuh tempo tahun 2021.

Baca Juga: Sritex Akan Terbitkan Obligasi Global untuk Refinancing premium

Utang ini adalah guaranteed senior notes dengan nilai pokok US$ 350 juta dengan bunga 8,25% per tahun. SRIL telah membeli kembali surat utang ini sebesar US$ 175,48 juta pada Februari 2019 sehingga sisa pokok utang tinggal sekitar US$ 175 juta.

Selain surat utang tersebut, pinjaman besar yang dimiliki SRIL lainnya adalah pinjaman sindikasi. Per Juni 2019, SRIL memiliki utang sindikasi US$ 338,07 juta. SRIL mengantongi pinjaman sindikasi ini pada Januari 2019 dengan total nilai US$ 350 juta. Utang ini akan jatuh tempo pada Januari 2022. 


Reporter: Ika Puspitasari
Editor: Wahyu Rahmawati

Video Pilihan


Close [X]
×