kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -7.000   -0,38%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

S&P dan Nasdaq Ditutup Menguat, Wall Steet Masih Tertekan Ketidakpastian Trump


Rabu, 02 April 2025 / 04:58 WIB
S&P dan Nasdaq Ditutup Menguat, Wall Steet Masih Tertekan Ketidakpastian Trump
ILUSTRASI. A trader works at the New York Stock Exchange (NYSE) in New York City, U.S., March 24, 2025. REUTERS/Jeenah Moon


Sumber: Reuters | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite ditutup lebih tinggi pada Selasa (1/4), setelah hari yang bergejolak di Wall Street karena kecemasan investor menjelang pengumuman tarif dari pemerintahan Trump.

Rencana tarif ekstensif Trump telah memicu kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi AS dan inflasi yang lebih tinggi. Namun ketidakpastiian ini diperkirakan akan mereda setelah Trump mengumumkan kebijakan tarifnya pada hari Rabu dalam sebuah acara di Rose Garden, yang saat ini dijadwalkan pada pukul 4 sore waktu setempat.

"Saya tidak berpikir kita akan mendapatkan jenis kejelasan yang diinginkan investor dan pemimpin bisnis," kata Garrett Melson, Strategi Portofolio di Natixis Investment Managers Solutions seperti dikutip dari Reuters, Rabu (2/4).

"Dan pada akhirnya pada akhirnya, kita menghabiskan banyak waktu untuk berbicara tentang tarif, tetapi cerita yang lebih besar adalah kita berurusan dengan ekonomi,” imbuhnya.

Baca Juga: Wall Street Memerah Selasa (1/4), di Tengah Kekhawatiran Tarif Trump

Sikap ini tercermin dalam pergerakan tiga indeks saham Wall Street yang berayun antara positif dan negatif sepanjang hari. S&P 500 ditutup naik 21,22 poin, atau 0,38%, menjadi 5.633,07 poin. Nasdaq Composite ditutup naik 150,60 poin, atau 0,87%, menjadi 17.449,89. Indeks Dow Jones Industrial Industrial Average turun tipis 11,80 poin, atau 0,03%, menjadi 41.989,96.

Keuntungan di Nasdaq dan S&P 500 didorong oleh kenaikan saham-saham saham teknologi, yang telah menjadi salah satu yang paling tinggi pada minggu pembukaan tahun ini. Kemajuan teknologi besar dipimpin oleh Tesla, membawanya naik 3,6% menjelang laporan pengiriman kendaraan kuartal pertama pada Rabu. Ada juga keuntungan untuk saham-saham Magnificent Seven lainnya Magnificent Seven lainnya termasuk Amazon.com, Microsoft dan Meta Platforms, yang naik antara 1% dan 1,8%.

Namun, S&P juga terbebani oleh penurunan saham-saham kesehatan dan maskapai penerbangan.

Baca Juga: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Kinerja Kuartalan Terburuk Sejak 2022 Imbas Tarif Trump

Johnson & Johnson adalah pemain terburuk di S & P 500, turun 7,6% dan menyeret sektor perawatan kesehatan yang lebih luas turun 1,8% ke posisi terbawah dari 11 sektor S&P 500.

Ini terjadi karena hakim kepailitan AS menolak proposal perusahaan senilai US$ 10 miliar untuk mengakhiri tuntutan hukum yang menuduh bahwa bedak bayi dan produk bedak lainnya menyebabkan kanker ovarium.

Sementara itu, saham maskapai penerbangan Delta Air Lines, American Airlines dan Southwest Airlines semuanya turun antara 2,4% dan 5,9%, karena analis menurunkan peringkat saham di tengah kekhawatiran bahwa ketidakpastian ekonomi dapat mengganggu bisnis dan permintaan perjalanan.

Meski begitu ada beberapa perusahaan publik baru berhasil mencatatkan keuntungan besarnya. Outlet berita konservatif Newsmax melonjak untuk hari kedua hari berturut-turut, melonjak 208%, menyusul lonjakan lebih dari 700% pada debutnya di NYSE pada hari Senin.

Lalu ada pula CoreWeave, yang memiliki awal yang lebih sulit sejak memulai debutnya sebagai perusahaan publik pada hari Jumat, naik 37,3% untuk diperdagangkan kembali di atas harga IPO. 

Selanjutnya: Head-to-Head Chelsea vs Tottenham: The Blues Lebih Menonjol

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×