kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.194   62,35   0,77%
  • KOMPAS100 1.155   9,16   0,80%
  • LQ45 833   3,59   0,43%
  • ISSI 292   3,49   1,21%
  • IDX30 432   1,04   0,24%
  • IDXHIDIV20 517   -1,32   -0,26%
  • IDX80 129   0,96   0,75%
  • IDXV30 141   0,13   0,09%
  • IDXQ30 140   -0,24   -0,17%

S&P 500 reli ke level tertinggi sejak Juni 2008, Dow Jones terpeleset 0,1%


Selasa, 15 Februari 2011 / 07:52 WIB
S&P 500 reli ke level tertinggi sejak Juni 2008, Dow Jones terpeleset 0,1%
ILUSTRASI. Mahathir Mohamad


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Mayoritas saham di bursa AS melesat. Sentimen yang mempengaruhi pergerakan indeks yakni optimisme akan kondisi politik Mesir dan tingginya angka ekspor China. Namun dua sentimen positif itu dibayangi kecemasan akan valuasi yang melonjak terlalu tinggi.

Pada pukul 16.00 waktu New York, indeks S&P 500 naik 0,2% menjadi 1.332,32. Ini merupakan level paling tinggi sejak Juni 2008. Sementara indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,1% menjadi 12.268,19.

Saham-saham yang mencatatkan kenaikan antara lain: Schlumberger Ltd dan Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc yang masing-masing reli 2,3%. Lalu, ada pula Netflix Inc yang melompat 7,1%. Sejumlah saham yang ditransaksikan melorot di antaranya Wal Mart Stores Inc turun 1,6% dan GameStop Corp yang turun 2%.

"Kenaikan kemarin malam didorong oleh perolehan laba perusahaan karena data ekonomi yang positif. Namun apakah kondisi reli tersebut bisa mengubah fundamental yang ada? Saya rasa tidak sama sekali. China sudah mengindikasikan kalau pertumbuhan ekonominya tidak akan melambat. Di Mesir, kita melihat meredanya ketegangan namun hal itu sangat tergantung dari apa yang akan mereka lakukan ke depannya," papar Jeffrey Saut, chief investment strategist Raymond James & Associates di Florida.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×