kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

SOS Indonesia bersiap melantai di bursa saham


Selasa, 14 Agustus 2018 / 14:21 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Reporter: Yoliawan H | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Satu lagi pendatang baru yang akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah PT SOS Indonesia Tbk. Perusahaan yang bergerak di jasa penyedia alih daya (outsourcing) ini akan mencari pendanaan dari pasar modal untuk eskpansi bisnis. Adapun penjamin emisi dari rencana ini yakni Sinarmas Sekuritas.

Prasetyo Wibowo, Direktur Keuangan SOS Indonesia mengatakan, pihaknya membutuhkan pendanaan baru di luar pernbankan yang lebih murah. Misalnya lewat penawaran perdana saham atau initial public offering (IPO).

“Bisnis kami termasuk unik dan baru khususnya di Bursa Efek Indonesia. Kami lihat prospek bisnis kami ke depan akan terus berkembang,” ujar Prasetyo saat ditemui di BEI, Selasa (14/8).

SOS Indonesia akan melepas 150 juta saham atau setara dengan 23% dari modal perusahaan. Penggunaan dana juga akan digunakan untuk kebutuhan ekspansi khususnya pembiayaan tenaga kerja alih daya. “Kami perusahaan jasa jadi tidak perlu membeli aset. Sekitar 80% biaya kami untuk tenaga kerja,” ujar Pras sapaan akrabnya.

Untuk memuluskan rencana IPO ini, SOS Indonesia akan menggunakan laporan keuangan bulan April 2018. Dan, diharapkan Oktober nanti rencana IPO dapat tuntas.

Sekadar informasi, PT SOS Indonesia menyediakan jasa alih daya untuk sektor keamanan, tenaga profesional, perawatan gedung dan parking management.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×