kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sinyal bullish masih terlihat pada bursa Eropa


Rabu, 06 Maret 2013 / 15:52 WIB
ILUSTRASI. Emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

LONDON. Bursa Eropa masih terlihat bullish pada transaksi pagi waktu setempat (6/3). Data Bloomberg menunjukkan, pada pukul 08.26 waktu London, Stoxx Europe 600 Index naik 0,2% menjadi 294,82.

Pergerakan sejumlah saham turut mempengaruhi langkah indeks. Beberapa di antaranya yakni: Henkel AG yang menanjak ke posisi tertinggi dalam dua dekade terakhir setelah melaporkan penjualan yang melampaui prediksi; serta saham Edenred dan saham Sacyr Vallehermoso SA jatuh setelah aksi jual yang dilakukan investor.

Kemarin, indeks acuan di kawasan Benua Biru ini melompat 1,8% ke posisi tertingginya sejak Juni 2008. Lonjakan bursa Eropa terjadi setelah data industri jasa AS dan Inggris naik melampaui prediksi. Selain itu, investor juga optimistis, bank sentral global akan terus menggelontorkan stimulus demi meningkatkan perekonomian.

"Meski pasar saham naik seiring optimisme stimulus dan rekor Dow Jones kemarin, namun kondisi perekonomian global masih penuh dengan ketidakpastian," papar Jonathan Sudaria, trader Capital Spreads di London.

Catatan saja, pada hari ini, ada delapan perusahaan yang terhimpun dalam Stoxx 600 dijadwalkan merilis kinerja mereka. Dari seluruh emiten yang sudah melaporkan kinerja sejak 8 januari lalu, sekitar 48% membukukan kinerja di atas prediksi analis. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×