kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Simak rencana operasional Bukit Asam (PTBA) untuk tahun 2020


Rabu, 04 Maret 2020 / 14:40 WIB
Paparan publik Bukit Asam (PTBA)


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga batubara yang terus tertekan sepanjang 2019 tidak menyurutkan langkah PT Bukit Asam Tbk (PTBA) untuk meningkatkan target kinerja operasional.

Untuk tahun ini, PTBA menargetkan mampu memproduksi 30,3 juta ton batubara atau naik sekitar 4% dari realisasi tahun 2019 yang mencapai 29,1 juta ton. 

Baca Juga: Harga batubara tertekan, laba Bukit Asam (PTBA) turun 19,24% tahun lalu

Di sisi lain, emiten pelat merah ini menargetkan mampu menjual 29,9 juta ton batubara dengan rincian 21,6 juta ton untuk pasar domestik dan 8,3 juta ton untuk pasar ekspor.

Target ini naik 8% dari realisasi penjualan sepanjang 2019 yang sebesar 24,7 juta ton batubara. Peningkatan target penjualan ini ditopang oleh target penjualan ekspor untuk batubara medium to high calorie ke premium market sebesar 2,3 juta ton.

PTBA juga telah bekerjasama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam peningkatan optimasi pengangkutan batubara. Tahun ini, PTBA dan KAI bakal terus menyelesaikan proyek pengangkutan batubara jalur kereta api Tanjung Enim – Tarahan dengan kapasitas 25 juta ton.

Direktur Utama Bukit Asam Arviyan Arifin optimistis PTBA mampu mencapai target-target yang telah dipasang. Tahun lalu, kinerja PTBA bisa terselamatkan berkat efisiensi yang dilakukan.

“Kami melakukan efisiensi terus menerus di semua sektor dan lini bisnis,” terang Arviyan saat public expose PTBA di bilangan Kuningan, Jakarta Rabu, (4/3). 

Baca Juga: Bukit Asam (PTBA) pelajari potensi aset tambang batubara milik tersangka Jiwasraya

Tahun ini, Bukit Asam juga akan berfokus pada efisiensi guna mempertahankan kinerja.

Ia yakin harga batubara tahun ini bisa lebih baik dari tahun lalu. Namun, Arviyan tidak menampik bahwa kondisi pasar saat ini penuh ketidakpastian dan sangat bergantung pada faktor makroekonomi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×