CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.009,51   -6,42   -0.63%
  • EMAS992.000 0,51%
  • RD.SAHAM -1.86%
  • RD.CAMPURAN -0.70%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Simak Rekomendasi Saham yang Banyak Diborong Investor Asing


Kamis, 13 Januari 2022 / 07:00 WIB
Simak Rekomendasi Saham yang Banyak Diborong Investor Asing


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,01% ke level 6.647,06 pada perdagangan Rabu (12/1). Investor asing mencatatkan beli bersih senilai Rp 482,87 miliar di seluruh pasar.

Dalam sepekan, investor asing membukukan beli bersih senilai Rp 3,42 triliun di seluruh pasar. Berdasarkan data RTI, saham-saham yang banyak diburu oleh investor asing dalam sepekan terakhir meliputi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), kemudian ada saham PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), dan saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

Selain itu, ada saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang juga diminati oleh investor asing, selanjutnya ada saham PT Astra International Tbk (ASII), saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Baca Juga: Inflasi AS Tetap Tinggi, Rupiah Berpotensi Melemah Lagi Esok

Analis Pilarmas Invesntindo Sekuritas Okie Ardiastama menilai, pelaku pasar asing memburu saham-saham tersebut karena ada pemulihan kinerja dari emiten. “Pemulihan dari kinerja menjadi trigger pada keputusan pembelian tersebut,” ujar Okie pada Kontan, Rabu (12/1).

Dari jajaran saham yang dibeli investor asing, Okie memandang saham dari sektor perbankan menarik untuk dicermati. Untuk pelaku pasar domestik, dia merekomendasikan beli pada BBCA dengan target harga di Rp 9.150 per saham, kemudian BMRI dengan target harga di Rp 8.150 per saham.

Head of Equity Trading MNC Sekuritas Medan Frankie Wijoyo Prasetio menambahkan, investor lokal bisa saja mengikuti jejak investor asing dalam mengkoleksi saham-sahamnya. Lantaran saham-saham yang banyak dibeli investor asing merupakan saham blue chip yang memiliki likuiditas tinggi dan pergerakan harga cenderung lebih stabil, jadi jika ada sentimen negatif, investor yang memiliki porsi besar pada saham-saham tersebut mudah keluar.

Baca Juga: Dana Asing ke Bursa Saham Tercatat Rp 3,42 Triliun dalam Sepekan

“Untuk para investor yang berharap capital gain dari saham-saham ini mungkin harus memakai strategi investasi jangka waktu menengah sampai panjang,” ujar Frankie.

Nah, untuk rekomendasi sahamnya, Frankie bilang investor bisa mempertimbangkan saham BBCA dengan target harga di Rp 8.000 per saham, ASII dengan target harga di Rp 6.000 per saham, dan INDF dengan target harga di Rp 7.000 per saham. Selain itu, saham-saham lain yang juga dirasa masih menarik ada TLKM dengan pertimbangan bisnisnya yang relevan dengan situasi saat ini.

Kemudian dari sektor perbankan, ada saham BBRI, BBNI, BMRI dan ARTO. Tapi, karena pergerakan saham-sahamnya yang sudah cenderung rally tinggi semenjak tahun lalu, investor bisa tetap membelinya secara bertahap.

Baca Juga: IHSG Melemah Tipis ke 6.647 pada Rabu (12/1), Asing Mencatat Net Buy Rp 483 Miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Planner Development Program Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMODP)

[X]
×