kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Simak Rekomendasi Saham BRPT, CPIN, dan BBCA untuk Perdagangan Kamis (5/11)


Kamis, 05 November 2026 / 06:05 WIB
Simak Rekomendasi Saham BRPT, CPIN, dan BBCA untuk Perdagangan Kamis (5/11)
ILUSTRASI. IHSG ditutup melemah (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)


Reporter: Vivit Dewi | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Rabu (4/11/2026). IHSG naik 15,84 poin atau 0,32% ke level 4.919,76.

Meski IHSG berakhir di zona hijau, pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih didominasi pelemahan. Sebanyak 493 saham ditutup turun, sementara 190 saham naik dan 88 saham stagnan.

Di tengah pergerakan pasar yang beragam, investor dapat mencermati sejumlah saham dengan prospek teknikal berbeda. Berikut rekomendasi teknikal saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) untuk perdagangan Kamis (5/11/2026).

1. PT Barito Pacific Tbk (BRPT)

Saham BRPT masih berada dalam tren penurunan atau downtrend setelah membentuk level terendah baru (new lower low). Meski demikian, terdapat indikasi pelemahan tren mulai terbatas seiring munculnya sinyal positif dari indikator teknikal.

Baca Juga: Laba ANTM Melonjak 47,9% hingga September 2026, Simak Prospeknya

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta mengatakan, pergerakan harga saham BRPT membentuk new lower low sehingga masih dikategorikan berada dalam tren penurunan. Namun, indikator Relative Strength Index (RSI) telah menunjukkan positive divergence.

Kondisi tersebut diharapkan dapat membatasi fase penurunan saham BRPT ke depan. Meski begitu, investor disarankan untuk mencermati perkembangan pergerakan harga sebelum mengambil posisi.

Rekomendasi: Wait and See
Area teknikal: Rp 985–Rp 1.130

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta

2. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)

Saham CPIN masih berada dalam fase downtrend, meskipun mulai terlihat peningkatan volume pembelian. Sejumlah indikator teknikal juga menunjukkan peluang perbaikan momentum, tetapi sinyal penguatan masih perlu dikonfirmasi.

Head of Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan, saham CPIN masih berada dalam fase downtrend. Namun, perdagangan hari ini diikuti dengan munculnya volume pembelian.

Dari sisi indikator, MACD masih berada di area negatif. Sementara itu, indikator stochastic mulai menyempit dan berpeluang membentuk golden cross yang dapat menjadi indikasi awal penguatan momentum.

Rekomendasi: Buy on Weakness (BoW)
Support: Rp 2.090
Resistance: Rp 2.400
Target harga: Rp 2.460–Rp 2.640

Head of Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana

3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Berbeda dengan BRPT dan CPIN, saham BBCA mulai menunjukkan peluang rebound sehingga dapat dicermati untuk strategi speculative buy. Sejumlah indikator teknikal memberikan sinyal positif, meskipun masih terdapat indikator yang menunjukkan momentum negatif.

Baca Juga: Widodo Makmur (WMPP) Raup Pendapatan Rp 961,9 Miliar hingga Kuartal III-2026

Head of Technical Analyst Department Mandiri Sekuritas, Hadiyansyah merekomendasikan speculative buy untuk saham BBCA. Secara teknikal, indikator MACD dan garis sinyalnya menunjukkan indikasi positif.

Selain itu, pola candlestick mengindikasikan potensi pembalikan arah atau rebound. Indikator RSI juga telah berada di area oversold, sementara harga saham BBCA bergerak di area lower band.

Meski demikian, indikator stochastic fast line dan slow line masih menunjukkan momentum negatif. Kondisi ini perlu dicermati investor untuk mengantisipasi potensi tekanan harga lanjutan.

Rekomendasi: Speculative Buy
Support: Rp 4.880
Resistance: Rp 5.000

Head of Technical Analyst Department Mandiri Sekuritas, Hadiyansyah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×