kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Simak rekomendasi analis untuk saham JPFA, CPIN, dan MAIN


Senin, 20 Juli 2020 / 20:07 WIB
Simak rekomendasi analis untuk saham JPFA, CPIN, dan MAIN
ILUSTRASI. Foto ficer peternakan closed house.foto/KONTAN/Elisabeth Adventa Previtapuri


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Noverius Laoli

Emma menjagokan saham Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) lantaran valuasi saham ini termasuk murah ketimbang saham poultry lainnya. Adapun price to earning ratio (PER) saham JPFA 9.53 kali, sementara PER PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) 24.20 kali, dan PER Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) di 26,78 kali.

Ia merekomendasikan pelaku pasar untuk trading buy saham JPFA dengan target harga Rp 1.370 per saham, sedangkan hold saham CPIN dengan target harga Rp 5.300 dan hold saham MAIN.

Baca Juga: Asing mengoleksi saham-saham ini pada perdagangan kemarin, Rabu (15/7)

Pada penutupan perdagangan Senin (20/7) saham JPFA terkoreksi 3,88% ke harga Rp 1.115, saham CPIN minus 1,63% ke Rp 6.025 per saham, dan saham MAIN turun 2,42% ke harga Rp 605.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto menambahkan, sejauh ini sentimen mengenai kelebihan pasokan masih akan menyelimuti sektor poultry. "Yang akhirnya mengganggu stabilitas harga," imbuhnya.

Bagi pelaku pasar yang akan masuk saham sektor ini, ia menambahkan saham JPFA, MAIN, dan CPIN masih layak koleksi dengan target harga masing-masing Rp 1.300, target harga MAIN di Rp 700, dan TP CPIN di Rp 6.700.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×