kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Simak rekomendasi analis bagi rencana tender offer Michelin atas Multistrada (MASA)


Senin, 15 April 2019 / 15:16 WIB
Simak rekomendasi analis bagi rencana tender offer Michelin atas Multistrada (MASA)

Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi | Editor: Tendi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Michelin selangkah lagi akan menjadi pengendali penuh atas saham PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA). Berdasarkan prospektus ringkas yang diperoleh Kontan.co.id, Senin (15/4), Michelin bakal membeli 1,14 miliar saham masa atau setara 12,41% atas modal ditempatkan dan disetor penuh.

Langkah tersebut  untuk melengkapi jumlah 87,59% saham yang telah digenggam pada 6 Maret lalu sesuai peraturan dalam POJK 9/2018.


Adapun harga penawaran tender offer-nya sebesar Rp 843 per saham. Dan periode penawarannya akan berlangsung dari 16 April 2019 hingga 15 Mei 2019.

Analis OSO Sekuritas Sukarno Alatas mengungkapkan bahwa dampak yang terjadi dari tender offer ini diharapkan positif ke kinerja MASA ke depannya. "Soalnya saya lihat MASA sudah mampu mencatatkan laba meskipun rasio NPM yang dihasilkan masih di bawah 1%," ujar dia pada Senin (15/4).

Ia melanjutkan bahwa dengan harga tender offer di level Rp 843 per saham, ia melihat potensi kenaikan harga sudah tipis. Ditambah lagi harga sahamnya juga sudah tergolong mahal, jika dilihat dari Price Earning Ratio (PER) 741 kali dibanding PER industri 93 kali. 

Sementara Price to Book Value (PBV) 1,62 kali terhadap PBV industri yang sebesar 1,38 kali. Lalu P/S 1,68 kali berbanding P/S industri yang sebesar 0,90 kali.

"Secara teknikal juga kalau dilihat dari chart bulanan sudah berada di area overbought yang artinya resiko jika kita beli di harga sekarang. Jika investor ingin masuk tunggu harganya terkoreksi dulu ke level Rp 780 per saham," kata dia.

Sementara itu, analis Panin Sekuritas William Hartanto juga sependapat. Ia mengatakan bahwa kalau tujuan akuisisi Michelin ini untuk meningkatkan kinerja, maka jelas dalam waktu ke depannya MASA akan mengalami pertumbuhan kinerja yang lebih baik lagi. "Menurut saya dampaknya besar," tambahnya.

Dari sisi saham, ia merekomendasikan beli saham MASA. "Bisa masuk selama harga bertahan di atas Rp 800 per saham dengan target untuk jangka menengah di kisaran Rp 900 - Rp 1.100 per saham," pungkas dia.

Hingga pukul 15.02 WIB, harga saham MASA naik 1,83% ke level Rp 835 per saham.



Video Pilihan

TERBARU

×