kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Simak Proyeksi Rupiah untuk Kamis (24/7) Usai Ditutup Menguat Hari Ini (23/7)


Rabu, 23 Juli 2025 / 17:26 WIB
Simak Proyeksi Rupiah untuk Kamis (24/7) Usai Ditutup Menguat Hari Ini (23/7)
ILUSTRASI. Rupiah di pasar spot ditutup menguat 0,1% ke Rp 16.303 per dolar AS pada hari ini (23/7) dan proyeksi pergerakan rupiah


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTARupiah melanjutkan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di tengah sentimen kesepakatan tarif resiprokal antara AS dengan beberapa negara, termasuk Indonesia.

Berdasarkan Jisdor BI, pada Rabu (23/7) rupiah ditutup di posisi Rp 16.298, menguat tipis 0,06% terhadap dolar AS dibandingkan hari perdagangan sebelumnya.

Sedangkan mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup menguat 0,10% ke level Rp 16.303 per dolar AS pada hari ini.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mencermati, dolar AS kembali terpuruk seiring hari semakin dekat dengan tenggat tarif 1 Agustus.

Baca Juga: Rupiah Menguat Seiring Sentimen Global, Ini Prediksinya untuk Kamis (24/7)

Ke depan, ia menilai rupiah masih berpotensi menguat tipis, seiring upaya berkelanjutan AS untuk menjalin kesepakatan dagang dengan berbagai negara. Kecuali, Uni Eropa dan China yang diperkirakan akan diperpanjang.

“Kesepakatan yang terlalu dikejar ini, akan masih berdampak negatif terhadap dolar AS,” terang Lukman.

Untuk Kamis (24/7), Lukman pun memprediksi rupiah bakal lanjut menguat terbatas dalam kisaran Rp 16.250 - Rp 16.350 per dolar AS

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×