kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

Simak Proyeksi Pergerakan Rupiah Hari Ini (21/10), Ada Potensi Melemah


Rabu, 21 Oktober 2026 / 05:35 WIB
Simak Proyeksi Pergerakan Rupiah Hari Ini (21/10), Ada Potensi Melemah
ILUSTRASI. Proyeksi pergerakan nilai tukar rupiah pada hari ini (21/10/2026) setelah ditutup menguat ke bawah level Rp 18.000 per dolar AS (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)


Reporter: Muhammad Fatih | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah berpeluang kembali bergerak fluktuatif pada perdagangan hari ini (21/10/2026). Sekedar mengingatkan, rupiah sukses menguat dan berhasil kembali ke bawah Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (20/10/2026).

Mengutip Bloomberg pada Selasa (20/10/2026), rupiah ditutup menguat 0,3% ke level Rp 17.992 per dolar AS. Sejalan, rupiah pada Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menguat 0,24% ke level Rp 18.006 per dolar AS.

Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, pergerakan rupiah untuk hari ini akan dipengaruhi oleh eskalasi di Timur Tengah yang kembali memanas setelah kelompok Houthi melancarkan serangan terhadap kamp pelatihan di provinsi Shabwa, Yaman. Serangan baru ini meningkatkan kekhawatiran mengenai stabilitas kawasan serta menegaskan risiko terhadap pasokan energi yang menjaga harga minyak tetap berada di atas US$ 100 per barel.

Baca Juga: INDEF Soroti Transparansi Free Float dan Lemahnya Pengawasan Bursa

Di sisi lain, pasar mencermati perintah eksekutif Presiden AS Donald Trump yang mencabut sanksi dan tarif utama terkait Rusia, meski Trump menyatakan belum mengambil keputusan akhir dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio memerlukan waktu untuk evaluasi.

"Namun, sejumlah data ekonomi tetap akan dirilis, seperti data mingguan klaim tunjangan pengangguran serta data awal (flash) PMI dari S&P Global," kata Ibrahim dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).

Dari dalam negeri, sentimen positif mengalir deras dari momentum realisasi investasi. BKPM merilis, realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari hingga September 2026 mencapai Rp1.539,2 triliun atau 75,4% dari target tahun ini.

Sementara untuk hari ini, pasar juga menanti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia. 

Ibrahim pun memproyeksi, rupiah akan bergerak fluktuatif namun berpotensi ditutup melemah pada rentang Rp 17.990 hingga Rp 18.040 per dolar AS untuk hari ini (21/10/2026).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×