kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Simak dampak pembubaran enam produk reksadana Minna Padi terhadap pergerakan IHSG


Minggu, 24 November 2019 / 20:43 WIB
ILUSTRASI. Pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia.


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

Dengan pembubaran produk itu, ia menuturkan bakal berdampak terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berpeluang terkoreksi cukup dalam. Namun hal itu juga bukan satu-satunya sentimen yang mempengaruhi pergerakan IHSG.

Ia bilang IHSG tak hanya dipengaruhi oleh sentimen domestik seperti persoalan yang menyangkut manajer investasi, mengingat saat ini pasar masih memantau negosiasi perang dagang Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.

Baca Juga: Bareksa stop pembelian reksadana Narada Aset Manajemen, ada apa?

“Kita melihat peluang IHSG akan terkoreksi ke level 5.000an, semoga Desember rebound ke angka 6.200 itu sudah bagus untuk indeks,” jelasnya.

Biasanya menjelang akhir tahun aksi window dressing oleh investor akan mendorong IHSG. Asal tahu saja, sebelumnya Hans menargetkan IHSG bisa ditutup pada level 6.500.

Ia menyarankan investor untuk tidak panik, serta melihat peluang yang ada. Ia merekomendasikan investor untuk mengoleksi saham ANTM dan WSKT, selanjutnya akumulasi beli untuk saham BBNI dan BMRI.

Menurut Maximilianus Nico Demus, Direktur Asosiasi Riset dan Investasi Pilarmas Investindo, saham-saham yang terdapat dalam potfolio Minna Padi masih terjaga likuiditasnya meski saham-saham tersebut banyak dijual.

Baca Juga: Keuntungan Reksadana Pasar Uang Berpotensi Turun, Ini Strategi Manajer Investasi

“Sehingga kalaupun dijual, bukan berarti harganya langsung mengalami penurunan. Ini kan sama saja dengan jual beli di pasar saham, namun tujuannya saja yang berbeda,” ujarnya.




TERBARU

[X]
×