kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.918   7,00   0,04%
  • IDX 6.414   79,49   1,25%
  • KOMPAS100 847   11,35   1,36%
  • LQ45 639   6,00   0,95%
  • ISSI 221   3,19   1,46%
  • IDX30 359   2,56   0,72%
  • IDXHIDIV20 443   1,52   0,34%
  • IDX80 96   1,21   1,27%
  • IDXV30 120   0,99   0,83%
  • IDXQ30 115   0,51   0,45%

Silmy Karim terus mengakumulasi saham Krakatau Steel (KRAS)


Jumat, 13 Desember 2019 / 18:23 WIB
ILUSTRASI. Pekerja memotong lempengan baja panas di pabrik pembuatan hot rolled coil (HRC) PT Krakatau Steel (Persero) Tbk di Cilegon, Banten, Kamis (7/2/2019). Pemerintah mendorong Krakatau Steel terus mengembangkan klaster industri baja untuk mewujudkan target pro


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kondisi keuangan PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) yang sedang pelik tak menghalangi Silmy Karim mengakumulasi saham perusahaan yang dipimpinnya itu.

Teranyar, Silmy membeli 735.000 saham KRAS pada 5 Desember 2019. Transaksi dilakukan sebanyak empat kali di hari itu dengan level harga yang berbeda.

Adapun harga pembeliannya adalah, Rp 272, Rp 274, Rp 276, dan Rp 278 per saham. Jika dirata-rata, maka Silmy total mengeluarkan Rp 202,12 juta untuk membeli saham KRAS.

Baca Juga: KRAS kerjasama dengan Lotte terkait lahan industri

"Tujuannya untuk investasi," tulis Silmy dalam keterbukaan informasi, Jumat (13/12).

Sejak menjabat Direktur Utama KRAS, Silmy memang rajin mengakumulasi saham KRAS. Setelah pembelian di pekan pertama Desember itu, kepemilikannya atas saham KRAS sebanyak 4,69 juta saham atau setara 0,24%.

Jumlah kepemilikan itu meningkat dibanding ketika Silmy diangkat menjadi direktur utama KRAS awal September tahun lalu. Kepemilikannya saat ini hanya 985.500 saham atau setara 0,05%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×