kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Silakan menyimak prediksi langkah IHSG sesi II


Senin, 21 April 2014 / 13:03 WIB
ILUSTRASI. Hingga 18 November 2022, pemerintah telah menyalurkan sekitar Rp 15,2 triliun insentif perpajakan. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Sesuai dengan prediksi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan meski sifatnya terbatas. Pada penutupan sesi I hari ini (21/4), indeks ditutup dengan kenaikan tipis 0,08%. Dengan demikian, posisi terakhir indeks adalah 4.900,8.

William Surya Wijaya, analis Asjaya Indosurya Securities menjelaskan, meski ditutup pada level 4.900, namun indeks sepanjang sesi I cenderung bergerak diatas level 4.903. "Jadi, secara teknikal ini merupakan pertanda baik jika IHSG akan melanjutkan pola uptrend," tambahnya.

Dia menambahkan, target resistance IHSG saat ini ada di level 4.941 dengan posisi support masih terjaga di level 4.886. Untuk sesi II nanti, dia merekomendasikan saham MEDC, UNTR, UNVR, ASII, PGAS, SSMS, dan GGRM.

David Sutyanto, analis First Asia Capital bilang, support terdekat IHSG saat ini ada di level 4.910. Jika level ini terkonfirmasi, maka IHSG akan menuju level 4.930. Adapun support terdekat IHSG saat ini ada di level 4.870.

Terlepas dari masalah sentimen asing, range pergerakan IHSG tersebut cenderung dipengaruhi oleh sentimen dalam negeri. "Pasar tengah mengantisipasi rilis laba 1Q14 dan pembagian dividen sejumlah emiten yang memasuki masa cum akhir bulan ini," pungkas David.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×