kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.345.000 0,75%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Siap Ekspansi, Lupromax (LMAX) Bidik Pasar Marine


Jumat, 25 Agustus 2023 / 16:17 WIB
Siap Ekspansi, Lupromax (LMAX) Bidik Pasar Marine
ILUSTRASI. Produk?PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX) untuk mesin kapal laut.


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX) bakal menyasar sektor marine untuk melanjutkan pengembangan bisnisnya. Perseroan berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan pelumas sebanyak 300 ribu liter per tahun bagi sebuah perusahaan transportasi kapal tug boat yang memiliki 50 unit armada kapal.

Direktur Utama LMAX Kartiko Soemargono mengatakan, komitmen tersebut sejalan dengan strategi pengembangan LMAX yang sedang menyasar pasar di sektor marine. Sehingga ke depannya perseroan tidak terus bergantung pada sektor otomotif.

"LMAX akan secara konsisten memasok Lupromax ke perusahaan transportasi tug boat yang sudah menjadi mitra bisnis kami ini," katanya dalam keterangan resmi, Jumat (25/8).

Menurutnya, perusahaan ini memiliki potensi konsumsi pelumas sebanyak 300 ribu liter per tahun. Sedangkan untuk sektor marine, potensi konsumsi pelumas mencapai ratusan juta liter per tahun.

Baca Juga: Volume Pengangkutan Batubara Dana Brata Luhur (TEBE) Naik 15,6% di Semester I 2023

Dia menegaskan, kerjasama dengan perusahaan transportasi tug boat tersebut sudah terbangun sejak Kuartal III 2022. Keduanya menyepakati jual-beli produk Lupromax Shield 5000-15W40 CI4, Lupromax Shield 40 CF dan Lupromax Guard 5000 80-90 GL5.

Kontrak untuk pemenuhan kebutuhan pelumas bagi 50 unit armada tug boat ini berlaku selama kurun satu tahun ke depan. Ia pun mengklaim jumlah pemesanan produk Lupromax di 2023 tercatat mengalami lonjakan hingga 100% dibanding setahun sebelumnya.

Kartiko menambahkan, sejauh ini pasar pelumas di Indonesia mengalami perkembangan pesat di tengah pertumbuhan industri dan peningkatan aktivitas transportasi. Mengacu pada data Asosiasi Industri Pelumas Indonesia (APRI), produksi pelumas nasional di 2022 mencapai 2,2 juta kiloliter, sedangkan konsumsi pelumas sebanyak 1,9 juta kiloliter.

"Dengan implementasi pengembangan strategi ke sektor marine, pasar Lupromax akan semakin meluas dan pada gilirannya mampu mengatrol nilai penjualan LMAX," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×