kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -35.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Siantar Top terbitkan obligasi untuk dana ekspansi


Senin, 03 Maret 2014 / 08:25 WIB
ILUSTRASI. Cara menghilangkan kutu kucing.


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Produsen makanan dan minuman, PT Siantar Top Tbk (STTP) akan merilis obligasi dengan nilai total Rp 1 triliun. Mekanisme penerbitan ialah melalui penawaran umum berkelanjutan (PUB).

Berdasarkan prospektus ringkas perseroan, pada tahap pertama, STTP akan menerbitkan obligasi senilai Rp 250 miliar.

Surat utang tersebut akan dibagi menjadi dua seri. Seri A bertenor 370 hari atau sekitar satu tahun. Seri B memiliki masa jatuh tempo tiga tahun. Rencananya, obligasi ini akan mulai bookbuilding (masa penawaran awal) pada 5 Maret 2014 hingga 18 Maret 2014.

Dana hasil penerbitan obligasi ini, akan digunakan untuk ekspansi. "Tujuan (nya) untuk diversifikasi produk dan meningkatkan kapasitas," jelas manajemen dalam prospektus yang terbit hari ini.

Paling lambat, peningkatan kapasitas akan dilakukan di semester II-2014. STTP berniat meningkatkan kapasitas untuk pabrik yang berada di Jawa Timur (Jatim), Jawa Barat (Jabar), dan Sumatera Utara (Sumut).

Di Jawa Timur, rencananya STTP akan membeli mesin, terutama mesin pembuat crackers, biskuit, dan wafer. Perseroan akan melakukan pembangunan dan pengembangan pabrik. Untuk pengembangan ini, manajemen Siantar Top akan mengalokasikan 70% dana hasil obligasinya.

Kemudian, 30% sisanya akan digunakan untuk pengembangan pabrik di Jabar dan Sumut. Sebagai tambahan informasi, kini STTP telah memiliki empat pabrik di Sidoarjo, Jatim. Kemudian memiliki masing-masing satu pabrik di Bekasi, Medan, dan Makassar.

STTP menggunakan laporan keuangan September 2013 sebagai dasar valuasi. Perseroan telah memilih PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin emisi obligasi. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mengganjar obligasi ini dengan status A.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×