kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Siang Ini, Rupiah Melemah ke Rp 16.935 per Dolar AS


Jumat, 06 Maret 2026 / 12:28 WIB
Siang Ini, Rupiah Melemah ke Rp 16.935 per Dolar AS
ILUSTRASI. Kurs Rp 16.430 per Dolar AS Terburuk Sejak April 2020 (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Bloomberg, Jumat (6/3/2026) rupiah di pasar spot melemah 0,18% ke level Rp 16.935 per dolar AS. 

Sebelumnya pada Kamis (5/3/2026) rupiah di pasar spot melemah 0,08% secara harian ke Rp 16.905 per dolar AS.

Baca Juga: Rupiah Spot Melemah 0,06% ke Rp 16.915 per Dolar AS pada Jumat (6/3) Pagi

Analis Mata Uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, rupiah melemah karena masih terpengaruh tensi geopolitik di Timur Tengah. Disebutkan bahwa sebuah kapal selam AS menenggelamkan kapal perang Iran di lepas pantai Sri Lanka, menewaskan sedikitnya 80 orang, dan pertahanan udara NATO menghancurkan rudal balistik Iran yang ditembakkan ke arah Turki. 

Pasukan Iran telah menyerang kapal tanker minyak di atau dekat Selat Hormuz. Ledakan dilaporkan terjadi di dekat sebuah kapal tanker di lepas pantai Kuwait. 

Baca Juga: Rupiah Spot Melemah 0,14% ke Rp 16.930 per Dolar AS, Jumat (6/3) Siang

"Iran meluncurkan gelombang rudal ke Israel pada Kamis pagi," ujar Ibrahim saat dikonfirmasi, Jumat (6/3/2026).

Ibrahim memproyeksikan rupiah pada Jumat (6/3/2026) bergerak fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 16.900 – Rp 16.940 per dolar AS.

Baca Juga: Konflik Timur Tengah Tekan Rupiah, Begini Skenarionya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU

[X]
×