kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Siang Ini, Rupiah Melemah ke Rp 16.756 per Dolar AS Efek Konflik AS-Venezuela


Senin, 05 Januari 2026 / 12:25 WIB
Siang Ini, Rupiah Melemah ke Rp 16.756 per Dolar AS Efek Konflik AS-Venezuela
ILUSTRASI. Rupiah dibuka melemah terhadap dolar AS (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (5/1/2026) siang. Mengutip Bloomberg, Senin (5/1/2026) pukul 12.16 WIB, rupiah melemah 0,19% secara harian ke Rp 16.756 per dolar AS. Sebelumnya pada Jumat (2/1/2026) rupiah ditutup melemah 0,23% secara harian ke Rp 16.725 per dolar AS. 

Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pergerakan rupiah hari ini juga dipengaruhi oleh ketegangan AS - Venezuela. Selain itu, risalah Rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Desember, yang dirilis pekan lalu, menunjukkan pejabat The Fed yang terpecah.

Beberapa pejabat Federal Reserve (Fed) mengatakan mungkin yang terbaik adalah membiarkan suku bunga tidak berubah untuk sementara waktu setelah komite melakukan tiga kali penurunan suku bunga tahun ini. 

Baca Juga: Loyo, Rupiah Spot Melemah 0,19% ke Rp 16.756 per Dolar AS pada Senin (5/1) Siang

“Namun, beberapa pembuat kebijakan menilai bahwa kemungkinan akan tepat untuk mempertahankan penurunan suku bunga lebih lanjut jika inflasi menurun dari waktu ke waktu,” ujar Ibrahim saat dikonfirmasi, Senin (5/1/2026). 

Ibrahim memproyeksikan mata uang rupiah pada Senin (5/1/2026) bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah direntang Rp 16.720 – Rp 16.750 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×