kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Si hijau perkasa, kilau si kuning meredup semalam


Selasa, 11 September 2012 / 05:35 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc.


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Aksi jual melanda kontrak emas untuk kali pertama dalam tiga pekan terakhir di New York. Pada pukul 13.43 waktu New York, harga kontrak emas untuk pengantaran Desember mencatatkan penurunan sebesar 0,5% menjadi US$ 1.731,80 per troy ounce di Comex, New York. Ini merupakan penurunan terbesar sejak 14 Agustus lalu.

Pada 7 September, harga emas sempat bertengger di posisi US$ 1.754,40, level tertinggi untuk kontrak emas teraktif diperdagangan sejak 29 Februari.

Penurunan harga emas kali ini terjadi setelah posisi dollar AS perkasa terhadap euro seiring upaya Yunani untuk memenuhi pembayaran bantuan. Kondisi itu menyebabkan permintaan emas sebagai investasi alternatif terpangkas.

"Harga emas sudah melonjak tinggi, dan banyak investor yang mungkin melakukan konsolidasi atas posisi mereka seiring menunggu keputusan the Fed," jelas Frank Lesh, trader FuturePath Trading di Chicago. Dia menambahkan, penurunan harga emas juga dipicu oleh penguatan dollar AS.

Catatan saja, kemarin, dollar AS perkasa 0,4% terhadap euro.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×