kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 17.886   -25,00   -0,14%
  • IDX 6.147   -46,20   -0,75%
  • KOMPAS100 792   -4,39   -0,55%
  • LQ45 606   -2,44   -0,40%
  • ISSI 215   -2,60   -1,20%
  • IDX30 336   -1,40   -0,42%
  • IDXHIDIV20 430   -1,07   -0,25%
  • IDX80 90   -0,46   -0,51%
  • IDXV30 117   -0,72   -0,61%
  • IDXQ30 110   -0,12   -0,11%

Setelah terempas, harga Bitcoin langsung bangkit tembus US$ 58.000


Kamis, 14 Oktober 2021 / 11:05 WIB
ILUSTRASI. Bitcoin.


Sumber: CoinDesk,Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Dan, Amerika Serikat (AS) mengambil alih China sebagai pusat penambangan Bitcoin terbesar di dunia, mengacu Cambridge Centre for Alternative Finance (CCAF), Inggris, yang terbit Rabu (13/10).

Pihak berwenang China melarang aktivitas penambangan Bitcoin awal tahun ini, yang menyebabkan para penambang menghentikan aktivitas mereka atau pindah ke luar negeri.

Pangsa China atas kekuatan komputer yang terhubung ke jaringan Bitcoin global, yang dikenal sebagai "hash rate", turun menjadi nol pada Juli lalu, dari 44 persen di Mei, data CCAF menunjukkan, seperti dikutip Reuters.

Sementara AS sekarang menjadi pusat penambangan Bitcoin terbesar di dunia, sekitar 35,4% dari hash rate global pada akhir Agustus, diikuti oleh Kazakhstan dan Rusia, menurut data CCAF.

Selanjutnya: Langkah terbaru menjauh dari China, Binance setop penggunaan yuan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×