kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Setelah rekor, IHSG ditutup di zona merah


Kamis, 17 Juli 2014 / 16:08 WIB
ILUSTRASI. Penerbitan SBR012 menjadi rekor tertinggi penjualan surat berharga negara (SBN) ritel non-tradeable secara keseluruhan.


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can

JAKARTA. Setelah mencetak rekor tertinggi kemarin (16/7), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dilanda aksi ambil untung. Indeks bursa saham lokal ditutup melorot sebesar 0,84% ke level 5.071,20 pada perdagangan, Kamis (17/7).

Pelemahan indeks dipimpin oleh sektor perdagangan. Indeks sektor perdagangan melemah 1,78% lalu disusul oleh indek sektor industri dasar yang menyusut 1,72%.

Sebanyak 208 saham menurun. Sisanya, 92 saham menguat dan 74 saham stagnan.

Saham-saham yang berada di jajaran top losers yakni PT Pudjiadi & Sons Estate Tbk (PNSE) yang anjlok 25% ke level Rp 450, PT  Apac Citra Centertex Tbk (MYTX ) memelemah 20,29% ke level Rp 110 dan PT Nusantara Inti Corporat Tbk (UNIT) yang menurun 17,77% ke level Rp 310.

Sementara di jajaran top gainers yakni saham PT Prima Alloy Steel Tbk ( PRAS) yang menguat 12,75$ ke level Rp 230, PT Asuransi Mitra Mapa Tbk (ASMI)  naik 9,15% ke level Rp 525 dan PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) yang menguat 8,99% ke level Rp 303 per saham.

Asal tahu saja, Rabu (16/7), indeks menguat ke level 5.113,930. Ini merupakan rekor tertinggi sepanjang 2014 ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×