kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Setelah rekor, IHSG ditutup di zona merah


Kamis, 17 Juli 2014 / 16:08 WIB
ILUSTRASI. Penerbitan SBR012 menjadi rekor tertinggi penjualan surat berharga negara (SBN) ritel non-tradeable secara keseluruhan.


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can

JAKARTA. Setelah mencetak rekor tertinggi kemarin (16/7), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dilanda aksi ambil untung. Indeks bursa saham lokal ditutup melorot sebesar 0,84% ke level 5.071,20 pada perdagangan, Kamis (17/7).

Pelemahan indeks dipimpin oleh sektor perdagangan. Indeks sektor perdagangan melemah 1,78% lalu disusul oleh indek sektor industri dasar yang menyusut 1,72%.

Sebanyak 208 saham menurun. Sisanya, 92 saham menguat dan 74 saham stagnan.

Saham-saham yang berada di jajaran top losers yakni PT Pudjiadi & Sons Estate Tbk (PNSE) yang anjlok 25% ke level Rp 450, PT  Apac Citra Centertex Tbk (MYTX ) memelemah 20,29% ke level Rp 110 dan PT Nusantara Inti Corporat Tbk (UNIT) yang menurun 17,77% ke level Rp 310.

Sementara di jajaran top gainers yakni saham PT Prima Alloy Steel Tbk ( PRAS) yang menguat 12,75$ ke level Rp 230, PT Asuransi Mitra Mapa Tbk (ASMI)  naik 9,15% ke level Rp 525 dan PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) yang menguat 8,99% ke level Rp 303 per saham.

Asal tahu saja, Rabu (16/7), indeks menguat ke level 5.113,930. Ini merupakan rekor tertinggi sepanjang 2014 ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×