kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Serangan di Libia membuat harga minyak mendekati level tertinggi dalam seminggu


Selasa, 22 Maret 2011 / 07:10 WIB
ILUSTRASI. Petugas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau monitor citra satelit cuaca di Gedung BMKG, Jakarta, Jumat (10/1/2020).


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SYDNEY. Kontrak harga minyak diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam satu minggu terakhir di New York. Pemicu kenaikan harga minyak adalah serangan udara yang dilancarkan pasukan koalisi di Libia.

Kondisi tersebut mengancam adanya penyusutan suplai minyak secara berkepanjangan. Selain itu, semakin meruncingnya konflik akan memangkas pengiriman minyak dari Timur Tengah.

Kemarin, kontrak harga minyak naik 2,3% setelah Pemimpin Libya Muamar Kaddafi berjanji untuk membalas serangan. Ketegangan di Libia membuat produksi minyak dari negara itu terpangkas hingga tinggal seperempatnya saja. Dikhawatirkan, produksi minyak akan terhenti seluruhnya.

"Ketidakpastian di Timur Tengah selalu berdampak buruk bagi harga minyak. Harga minyak akan bergejolak jika terjadi ketegangan di negara-negara penghasil utama minyak," jelas Michael Lynch, president of Strategic Energy & Economic Research di Winchester, Massachussetts.

Catatan saja, kontrak harga minyak untuk pengantaran April diperdagangkan pada posisi US$ 102,48 per barel di NYMEX pada pukul 09.30 waktu Sydney. Kontrak yang bakal habis masa berlakunya hari ini tersebut, kemarin sempat melonjak US$ 1,26 atau 1,3% menjadi US$ 102,33 per barel. Ini merupakan level paling tinggi sejak 10 Maret lalu.

Sedangkan kontrak harga minyak jenis Brent naik US$ 1,03 atau 0,9% ke level US$ 114,96 per barel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×