kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.859   -41,00   -0,23%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Serangan AS ke Iran Picu Aksi Risk-Off, Cermati Efeknya & Saham Rekomendasi Analis


Senin, 02 Maret 2026 / 09:07 WIB
Serangan AS ke Iran Picu Aksi Risk-Off, Cermati Efeknya & Saham Rekomendasi Analis
ILUSTRASI. Investor ritel mengamati IHSG lewat gawainya yang Ditutup Melemah (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Noverius Laoli

Kedua, pergerakan saham sektoral diperkirakan akan beragam. Saham-saham di sektor energi, pelayaran, serta emiten berbasis emas berpotensi mencatat kinerja lebih baik seiring lonjakan harga komoditas dan kenaikan tarif angkutan.

Sebaliknya, sektor lainnya berisiko mengalami tekanan dan tertinggal.

Dari sisi komoditas, harga minyak dan gas diproyeksikan tetap terjaga selama risiko gangguan pasokan masih membayangi, sementara emas diperkirakan tetap solid.

Baca Juga: Harga Minyak Melonjak di Awal Pekan, Imbas Memanasnya Konflik Iran

"Di tengah volatilitas pasar yang tinggi, kondisi ini dapat menjadi momentum untuk mengakumulasi saham dengan fundamental solid seperti BBCA, BBRI, BMRI, AMRT, ICBP serta saham berbasis emas termasuk ANTM, ARCI, MDKA, dan EMAS," ujarnya.

 

Selain itu, OCBC Sekuritas juga melihat peluang taktis di sektor energi seperti MEDC, ENRG dan RAJA, serta emiten pelayaran seperti BULL dan SOCI, yang didukung momentum kenaikan harga energi.

Adapun, OCBC juga merekomendasikan saham unggas berorientasi domestik seperti CPIN dan JPFA, serta pertambangan logam seperti INCO, MBMA dan TINS mengingat risiko pengetatan pasokan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×