kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sepekan terakhir rupiah terkoreksi 0,34%


Jumat, 14 Oktober 2016 / 16:58 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Rupiah akhirnya menyerah di hadapan dollar AS selama sepekan terakhir. Menguatnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed menjadi faktor utama yang menggerus mata uang garuda.

Di Pasar Spot, Jumat (14/10) kurs rupiah menguat 0,31% ke level Rp 13.033 per dollar AS dibanding sehari sebelumnya. Namun dalam sepekan terakhir, rupiah tergerus 0,34%. Sementara di kurs tengah Bank Indonesia (BI) rupiah melemah 0,15% di Rp 13.047 pada akhir pekan dan terkikis 0,19% sepekan terakhir.

David Sumual, Analis PT Bank Central Asia menuturkan, kenaikan harga minyak mentah dunia membawa sentimen positif bagi rupiah di akhir pekan. Tetapi dalam sepekan terakhir, pergerakan rupiah masih dibayangi oleh ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.

Klaim pengangguran mingguan AS pekan lalu sebesar 246.000 berada di bawah proyeksi sebesar 252.000. "Ini menguatkan ekspektasi kemungkinan pengetatan moneter The Fed," ujar David. Dalam catatan rapat bulan lalu, The Fed juga sepakat untuk menaikkan tingkat suku bunga. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×