kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Sentimen risiko membaik, mata uang Asia ramai-ramai perkasa atas dollar AS


Senin, 28 November 2011 / 10:31 WIB
Sentimen risiko membaik, mata uang Asia ramai-ramai perkasa atas dollar AS
ILUSTRASI. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto dalam paparan terkait inflasi.


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Mayoritas mata uang Asia pagi ini perkasa atas dollar AS. Pada pukul 10.33 waktu Hongkong, Bloomberg-JPMorgan Asia Dollar Index, yang mengukur kekuatan 10 mata uang Asia paling aktif di luar yen Jepang, naik 0,2% menjadi 114,73.

Kali ini, penguatan dipimpin oleh won Korea Selatan. Won menguat 1% menjadi 1.152,90 per dollar. Sementara, baht Thailand menguat 0,4% menjadi 31,30, peso Filipina menguat 0,3% menjadi 43,80, dan dollar Taiwan menguat 0,2% menjadi NT$ 30,408.

Keperkasaan mata uang rupiah pagi ini seiring adanya spekulasi bahwa International Monetary Fund (IMF) akan membantu Italia dengan memberikan pinjaman. Hal itu mendongkrak optimisme investor mengenai pertumbuhan ekonomi sehingga menyebabkan permintaan aset-aset emerging market meningkat.

"Dengan adanya spekulasi dukungan IMF atas Italia, sentimen risiko mulai membaik. Mata uang Asia mendapat sokongan dari hal tersebut. Apalagi perekonomian Asia masih tetap solid dibanding dengan kawasan lain," jelas Tohru Nishihama, ekonom Dai-ichi Life Research Institute Inc di Tokyo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×