kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

Sentimen angka pengangguran AS menyeret jatuh bursa Asia


Jumat, 14 Januari 2011 / 11:25 WIB


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

TOKYO. Mayoritas bursa saham Asia terkoreksi setelah AS merilis angka klaim pengangguran yang naik lebih tinggi dari ekspektasi pasar. Sementara, harga minyak dan bahan tambang pun mulai bergerak turun.

Hingga pukul 11.00 WIB, indeks Nikkei 225 turun 0,46% ke 10.549,89, dan indeks Shanghai melemah 0,94% ke 2.801. Sementara, Straits Times Index koreksi 0,65% ke 3.234, dan IHSG turun 0,82% ke 3.535,87. Namun, indeks Kospi masih melaju 0,25% ke level 2.094,57.

Lemahnya performa mayoritas saham Asia ini tercermin dari indeks MSCI Asia Pasifik yang jatuh 0,1% ke 139,46, hingga pukul 12.14 a.m., di Tokyo.

Pasar saham Asia terseret sentimen koreksi di bursa Dow Jones dan Standard & Poor's akibat buruknya data tenaga kerja. Departemen Tenaga Kerja AS merilis jumlah klaim pengangguran di pekan pertama Januari naik 35.000 menjadi 445.000. Padahal pasar memprediksi klaim hanya di level 410.000.

Prasad Patkar dari Platypus Asset Management di Sydney, menyebut pertumbuhan ekonomi AS mengalami percepatan, namun terkait pekerjaan masih tetap bermasalah.

"Dengan perdagangan pasar yang tertinggi dalam dua setengah tahun terakhir, akan ada sedikit konsolidasi sebelum digenjot naik lagi," ujar Prasad.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×