kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.884   59,00   0,33%
  • IDX 6.466   64,24   1,00%
  • KOMPAS100 834   5,28   0,64%
  • LQ45 635   2,40   0,38%
  • ISSI 227   4,87   2,19%
  • IDX30 355   1,11   0,31%
  • IDXHIDIV20 431   1,29   0,30%
  • IDX80 95   0,51   0,54%
  • IDXV30 120   1,17   0,99%
  • IDXQ30 113   0,45   0,40%

Sempat tertekan potensi pemangkasan suku bunga, dollar Australia berbalik menguat


Selasa, 16 April 2019 / 21:54 WIB


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Terus menguat sejak pagi hingga sore, pasangan mata uang GBP/AUD melorot sejak pukul 19.00 WIB, Selasa (16/4). Berdasarkan data Bloomberg, pukul 21.37 WIB, pasangan GBP/AUD tercatat melemah 0,36% ke 1,8200.

Analis Asia Trade Point Futures Deddy Yusuf Siregar mengungkapkan, poundsterling dinilai masih lebih menguntungkan ketimbang dollar aussie. Apalagi, secara fundamental kondisi ekonomi Inggris masih lebih baik di tengah kekhawatiran Brexit.

"Meskipun, kurs GBP masih diliputi sentimen pasar yang menanti proses Brexit," kata Deddy kepada Kontan.co.id, Selasa (16/4).

Sementara itu, sempat muncul sinyal bahwa RBA akan memangkas suku bunga acuannya, juga memberikan sentimen negatif untuk AUD. Sedangkan untuk GBP, justru memiliki potensi untuk menaikkan suku bunga acuannya.

Adapun sentimen lainnya yang berpotensi mendorong penguatan kurs GBP, yakni data tenaga kerja Inggris yang diprediksi masih akan positif. Hal ini, dinilai Deddy sekaligus mengindikasikan bahwa ke depan setelah proses Brexit rampung, Inggris berpeluang untuk menaikkan tingkat suku bunga acuan.

Secara teknikal, Deddy mengungkapkan laju pasangan GBP/AUD masih dalam tren bearish.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×