kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45702,42   14,31   2.08%
  • EMAS934.000 -1,06%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Semester I-2019, Mitra Pinasthika (MPMX) serap belanja modal Rp 230 miliar


Senin, 09 September 2019 / 17:46 WIB
Semester I-2019, Mitra Pinasthika (MPMX) serap belanja modal Rp 230 miliar
ILUSTRASI. Paparan publik PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk

Reporter: Eldo Christoffel Rafael | Editor: Herlina Kartika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten konsumer, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk telah merealisasikan belanja modal sebesar Rp 230 miliar hingga Juni 2019. Belanja modal ini digunakan untuk membeli armada kendaraan baru anak usaha MPM Rent.

Pada 2019, emiten berkode saham MPMX ini menganggarkan belanja modal sebesar Rp 600 miliar-Rp 700 miliar. Dari catatan Kontan.co.id, belanja modal tersebut akan diambil dari kas internal dengan tidak menutup kemungkinan untuk mengambil pinjaman dari pihak ketiga.

GM Corporate Communication PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) Natalia Lusnita menjelaskan belanja modal tersebut digunakan untuk pengembangan warehouse untuk bisnis roda dua di anak usaha MPMulia dan pembelian unit mobil di MPM Rent. "Hal ini merupakan kegiatan rutin MPM Rent untuk meremajakan (rejuvenate) unit-unitnya," kata Natalia kepada Kontan.co.id, Senin (9/9).

Baca Juga: Gaet Kerjasama Eksklusif, Anak Usaha Mitra Pinasthika Mustika (MPMX) Jual Aki Hitachi

MPMX optimistis bahwa kinerja positif MPMRent di semester I- 2019 akan terus berlanjut hingga akhir tahun ini. Mengingat beberapa inisiatif strategis jangka pendek, menengah maupun jangka panjang telah dicanangkan dan siap diimplementasikan. 
Beberapa inisiatif tersebut antara lain adalah terus memperbaharui sistem operasi seperti pendataan, bengkel, inventori hingga inisiatif untuk berfokus kepada pertumbuhan top line.

"Tentunya kami juga melihat tren saat ini, dimana layanan online telah mendominasi cara kita melakukan bisnis. Rencana ke depan untuk merambah ke sewa mobil online sudah ada dalam pipeline kami," tambahnya. 
Sayangnya waktu realisasi belum dapat dibeberkan.

Pada semester I-2019, pendapatan MPMX sebesar Rp 8,01 triliun atau naik 6,9% dari periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 7,55 miliar. 

Natalia menjelaskan dengan kondisi yang baik di semester I-2019 maka perusahaan di akhir tahun dapat meraih kenaikan pendapatan 5%-10%. "Target laba yang ingin dicapai di kisaran Rp 400 miliar-Rp 450 miliar," lanjutnya. 

Sampai semester I-2019 laba MPMX mencapai Rp 249,9 miliar.

Baca Juga: Mitra Pinasthika Mustika Finance terbitkan MTN Rp 300 miliar untuk modal kerja

Oleh karena itu, MPMX memiliki strategi mengembangkan bisnis-bisnis yang sudah ada dan terus selektif menggunakan modal belanja pada return of investment (ROI) yang lebih tinggi, terus meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Selain itu, MPMX juga secara konsisten terus melihat peluang bekerjasama atau aliansi dengan mitra strategis dari berbagai industri terkait, juga dalam tahap memonitor seluruh tren di area-area terkait serta melihat berbagai kesempatan yang ada.

"Kami tentu akan terus melihat peluang bekerjasama untuk mengembangkan bisnisnya secara non-organik jika ada potensi mengakuisisi bisnis baru yang dapat meningkatkan nilai tambah bagi para pemegang saham, serta para pemangku kepentingan lainnya," jelasnya.

Misalnya, pada Agustus lalu, anak usaha MPMX yakni PT Putra Mustika Prima (MPMParts), resmi menjadi distributor aki Hitachi. Mereka bekerjasama eksklusif dengan Hitachi Chemical Storage Battery (Thailand) Public Company Limited (HCBT).

"Kami optimis MPMParts akan memberikan kontribusi lebih baik dan benefit kepada seluruh stakeholders-nya," pungkasnya.




TERBARU

Close [X]
×