kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Semakin sore, harga emas spot melejit di US$ 1.815,29 per ons troi


Kamis, 09 Juli 2020 / 15:54 WIB
Semakin sore, harga emas spot melejit di US$ 1.815,29 per ons troi
ILUSTRASI. Harga emas spot. REUTERS/Toru Hanai/File Photo


Reporter: Anna Suci Perwitasari, Handoyo | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga emas bergerak mix. Mengutip Bloomberg, Kamis (9/7) pukul 15.45 WIB, berada di level US$ 1.815,29 per ons troi naik 0,35% dari penutupan kemarin. Pada perdagangan sesi sebelumnya, harga emas spot naik ke level tertinggi sejak September 2011 setelah menyentuh US$ 1.817,71 per ons troi. 

Baca Juga: Harga minyak WTI ditutup di atas US$ 40 per barel berkat kenaikan konsumsi bensin AS

Pelemahan harga emas bersamaan dengan pasar saham di kawasan Asia yang menghijau setelah adanya harapan yang kuat terhadap pemulihan ekonomi. Kini, investor pun hanya melihat prospek ekonomi depan dengan menjadikan laporan pendapatan di kuartal II sebagai patokan. 

Selain itu, pasar saham Amerika Serikat (AS) pun  berhasil ditutup menguat pada akhir sesi kemarin. Bahkan, Nasdaq cetak rekor tingginya lagi.

Pesanan mesin inti Jepang naik 1,7% pada Mei dari bulan sebelumnya, versus perkiraan penurunan 5,4% oleh para ekonom di jajak pendapat Reuters. Pesanan inti dianggap sebagai indikator
belanja modal dalam enam hingga sembilan bulan mendatang.

Menteri Keuangan Inggris menjanjikan tambahan US$ 38 miliar untuk mencegah krisis pengangguran.

Baca Juga: Heboh penyelundupan emas 30 kg, politik di India guncang

Walau begitu, pesona emas tetap muncul karena seorang pejabat Federal Reserve menyebut pemulihan ekonomi di AS mungkin macet. Hal ini menimbulkan keraguan tentang itu daya tahan dari ekonomi Negeri Paman Sam. 

Belum lagi, kasus global virus corona kini sudah lebih dari 12 juta pada Rabu (8/7), dengan lebih dari setengah juta orang tewas.

Emas yang merupakan aset safe haven karena digunakan sebagai penyimpan nilai yang aman pada saat-saat tertentu di tengah ketidakpastian politik dan keuangan pun mendapat keuntungan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×