kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45952,80   9,76   1.04%
  • EMAS1.014.000 -1,46%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Segera Meluncur, Intip Kriteria Emiten yang Bisa Menghuni Papan Ekonomi Baru


Selasa, 29 November 2022 / 17:32 WIB
Segera Meluncur, Intip Kriteria Emiten yang Bisa Menghuni Papan Ekonomi Baru
ILUSTRASI. Papan Ekonomi Baru akan diluncurkan pada 5 Desember 2022 awal pekan depan.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) akan segera meluncurkan papan pencatatan baru, yang disebut Papan Ekonomi Baru (New Economy). Papan Ekonomi Baru akan diluncurkan pada 5 Desember 2022 mendatang.

Spesialis Pengembangan Peraturan dan Perusahaan Tercatat BEI Syandy Ramadhan mengatakan, ada dua kriteria pencatatan yang dipenuhi oleh penghuni indeks ini, yakni memiliki persyaratan pencatatan awal di Papan Utama dan memenuhi persyaratan tertentu.

Untuk poin kedua, setidaknya emiten harus memenuhi tiga syarat. Pertama, memiliki pertumbuhan yang tinggi. Untuk syarat masuk ke Papan Ekonomi Baru, perusahaan tercatat harus memiliki laju pertumbuhan majemuk tahunan atau compound annual growth rate (CAGR) minimal 30% untuk tiga tahun buku terakhir. Sementara agar bisa tetap tercatat di Papan Ekonomi Baru, emiten harus mencatat CAGR sebesar 20% untuk empat tahun buku terakhir.

Baca Juga: Segera Diluncurkan, Ini Sederet Tujuan & Manfaat Implementasi Papan Ekonomi Baru BEI

Kedua, menggunakan teknologi untuk menciptakan inovasi produk atau jasa yang meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi. Nantinya, bursa akan mengukur aspek ini dari sisi kontribusi usaha, misal seberapa besar aspek ekonomi baru (teknologi) terhadap pendapatan perusahaan. Bursa juga akan menilai dari kinerja usaha, misal dari aspek jumlah pengguna aktif (active user), nilai transaksi, dan kemanfaatan sosial.

Ketiga, masuk ke dalam bidang usaha yang ditetapkan bursa. Ada beberapa  bidang usaha yang  ditetapkan BEI, seperti fintech, genom dan/atau biomedis, video gaming, cloud computing dan big data, hingga keamanan siber.

“Daftar (bidang usaha) ini tidak limitatif dan bisa berkembang sesuai perkembangan bisnis,” terang Syandy dalam sosialisasi Papan Ekonomi Baru yang digelar virtual, Selasa (29/11).

Baca Juga: BEI Segera Luncurkan Papan New Economy, Apa Manfaatnya bagi Investor?

BEI berharap Papan Ekonomi Baru ini dapat meningkatkan kesadaran (awareness) bagi investor. Sebab, penyematan notasi khusus pada emiten penghuni papan ini menjadi bentuk proteksi agar investor lebih paham dan aware terhadap saham-saham yang dipilih.

“Mereka harus sabar menanti mendapatkan hasil investasi dari dividen misalnya. Karena sebagian besar (calon penghuni papan ini) belum bisa profit hari ini, namun mereka punya rencana agar segera laba, mereka harus ada path to profit untuk diberikan ke stakeholder,” terang Kepala Unit Pengembangan Start-up dan SME BEI, Aditya Nugraha.

Aditya menilai, minat perusahaan teknologi melakukan initial public offering (IPO) masih terbilang tinggi. Dari sekitar 40 perusahaan dari pipeline IPO BEI, sebanyak 8 perusahaan berasal dari sektor teknologi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×