kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45886,18   -14,64   -1.62%
  • EMAS1.338.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Segera IPO, Menn Teknologi Indonesia (MENN) Incar Dana Rp 34,41 Miliar


Senin, 27 Maret 2023 / 14:39 WIB
Segera IPO, Menn Teknologi Indonesia (MENN) Incar Dana Rp 34,41 Miliar
ILUSTRASI. Menn Teknologi Indonesia (MENN) bakal segera gelar IPO dengan melepas 430,2 juta saham


Reporter: Aris Nurjani | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Menn Teknologi Indonesia Tbk. berencana melakukan penawaran umum saham perdana atawa initial public offering (IPO). Calon emiten berkode MENN ini akan melepas maksimal 430,20 juta saham biasa.

Melansir prospektus di laman E-IPO, Senin (27/3), MENN merupakan calon emiten yang bergerak dalam bidang teknologi digital penyedia solusi sistem informasi berbasis Internet of Things (IoT) untuk pengembangan smart transportasi dan logistik.

MENN akan melepas sebanyak-banyaknya sebesar 430,20 juta saham biasa, yang mewakili sebanyak-banyaknya sebesar 30% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO. Nilai nominalnya sebesar Rp 10 setiap saham.

Harga penawaran yang dipasang MENN berkisar di rentang Rp 75 sampai dengan Rp 80 per saham. Sehingga jumlah seluruh nilai penawaran umum perdana saham ini sebesar Rp 34,41 miliar.

Baca Juga: Agenda IPO Pertamina Hulu Energi (PHE) Masih Bergulir

Selain menerbitkan saham biasa, MENN juga berencana menerbitkan waran seri I sebanyak-banyaknya 286,80 juta waran atau setara 28,57% dari total jumlah saham ditempatkan dengan rasio 3:2. MENN belum merilis harga waran serta dana yang kemungkinan diraih dalam prospektusnya.

Dana hasil IPO ini akan digunakan untuk pembayaran sebagian utang pokok pihak ketiga kepada PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 1,68 miliar.  

Selanjutnya sebesar Rp 12,40 miliar akan digunakan untuk belanja modal atau capex dengan rincian Rp 10,34 miliar untuk pembelian dan pengadaan IoT device, sisanya Rp 2,06 miliar untuk pengembangan software.

Kemudian sebanyak Rp 2 miliar digunakan untuk penyewaan gedung untuk penambahan cabang dan service point center baru yang berlokasi di 4 kota besar. Sementara sisanya digunakan untuk modal kerja (opex).

Sementara dana dari penawaran waran seri I seluruhnya akan digunakan untuk opex.

Baca Juga: Pasang Harga IPO Rp 150, Grahaprima (GTRA) Bisa Kantongi Rp 56,83 Miliar

Adapun pada pelaksanaan IPO, MENN menunjuk PT Indo Capital Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Adapun rencana jadwal IPO MENN, yaitu:

  • Masa Penawaran Awal: 27 – 31 Maret 2023
  • Tanggal Efektif: 10 April 2023
  • Masa Penawaran Umum Perdana Saham: 12 – 14 April 2023
  • Tanggal Penjatahan: 14 April 2023
  • Tanggal Distribusi Secara Elektronik: 17 April 2023
  • Pencatatan Saham di BEI: 18 April 2023

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×