kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Sebulan naik drastis, saham-saham ini masih menarik dikoleksi


Minggu, 30 Agustus 2020 / 19:09 WIB
ILUSTRASI. Petugas kebersihan membersihkan logo IDX di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (20/4).


Reporter: Kenia Intan | Editor: Noverius Laoli

Adapun penguatan MEDC terdorong  rencana pengembangan bisnisnya dan pengeboran sumur kaci II di Natuna. Di sisi lain, ada percepatan pelunasan global bonds untuk memperkuat capital structure. Sementara untuk ICBP, sahamnya menguat juga karena pengembangan bisnisnya dengan mengakuisisi Pinehill.

Secara teknikal, saham-saham di atas memang masih berada dalam tren kenaikan. Akan tetapi ada beberapa yang mulai mengalami pelemahan tren kenaikan, seperti BMTR, ICBP dan MEDC. Ketiga saham terlihat mulai bergerak sideways. Hal serupa juga dialami oleh KAEF yang  diperdagangkan sideways dengan kecenderungan mulai melemah

Di sisi lain, saham BRIS, SMBR dan BBKP saat ini mulai mengalami penurunan volume transaksi perdagangan dan berpotensi mengalami profit taking.

Baca Juga: Simak rekomendasi untuk emiten consumer di tengah banjir stimulus dari pemerintah

"Secara teknikal yang masih berpotensi naik BBRI dengan target pada resisten 3.850 hingga 4.000," jelas Hendriko kepada Kontan.co.id, Minggu (30/8).

Sementara itu, Analis Panin Sekuritas William Hartanto melihat ke depannya sepuluh saham itu masih berpotensi meningkat meskipun terbatas. Sebab, ada masa jenuh untuk setiap uptrend.

Adapun beberapa saham yang masih bisa dipilih adalah saham dengan kenaikan yang masih mini, serta risiko yang rendah. Ia pun menjagokan, ICBP dengan target harga Rp 11.000, BBKP dengan target harga Rp 340, BBRI dengan target harga Rp 3.800 hingga Rp 4.200, dan MEDC dengan target harga Rp 600 hingga Rp 650.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×