kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.594.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 17.941   23,00   0,13%
  • IDX 5.936   -157,61   -2,59%
  • KOMPAS100 766   -19,95   -2,54%
  • LQ45 591   -10,76   -1,79%
  • ISSI 206   -6,62   -3,11%
  • IDX30 330   -4,72   -1,41%
  • IDXHIDIV20 423   -4,31   -1,01%
  • IDX80 88   -2,12   -2,37%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,74%
  • IDXQ30 108   -1,04   -0,95%

Sebelum right issue, WIKA rombak dewan komisaris


Senin, 22 Agustus 2016 / 16:53 WIB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Emiten konstruksi pelat merah, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) melakukan perombakan dewan komisaris sebelum perseroan menggelar right issue tahun ini.

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) WIKA yang digelar Senin (22/8) menyetujui memberhentikan dengan hormat Bakti Santoso Luddin sebagai Komisaris Utama dan Komisaris Independen perseroan.

RUPS memutuskan mengangkat Mudjiadi sebagai Komisaris Utama. Ia saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Pemegang saham memutuskan memberhentikan dengan hormat Bakti Santoso Luddin sebagai Komisaris Utama dan Komisaris Independen," kata Suradi Wongso, Sekretaris Perusahaan WIKA usai menggelar RUPS.

Selain mengganti komisaris utama, RUPS juga telah menyetujui pelaksanaan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau right issue sebanyak-banyak 4,037 miliar lembar saham seri B dengan nominal Rp 100. Perseroan menargetkan dana right issue Rp 6,1 triliun dengan mendapatkan Penambahan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 4 triliun.

Selain itu, RUPS juga menyepakati perubahan anggaran dasar perseroan pasal 4 ayat 1 dengan meningkatkan modal dasar dari Rp 1,6 triliun menjadi sebanyak-banyaknya Rp 4 triliun dan ayat 2 meningkatkan modal ditempatkan dan disetor penuh setelah right issue Rp 6,14 miliar saham dengan nominal Rp 614,9 miliar menjadi sebanyak-banyaknya Rp 10,28 saham dengan nominal Rp 1,018 triliun.

Terhitung setelah RUPSLB berakhir maka susunan dewan komisaris WIKA menjadi sebagai berikut:

Komisaris Utama: Mudjiadi Komisaris Independen: Imas Aan Ubidiyah

Komisaris Independen: Nurrachman

Komisaris: Eddy Kristanto

Komisaris: Liliek Mayasari

Komisaris: Freddy Saragih

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×