kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Satelit hilang, Telkom setia menanti kabar Rusia


Rabu, 05 September 2012 / 14:16 WIB
ILUSTRASI. Harga mobil bekas Daihatsu Taruna rilisan tahun 2000 murah meriah per Juli 2021


Reporter: Astri Kharina Bangun |

JAKARTA. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) masih menunggu hasil investigasi dari Rusia terkait gagal orbitnya peluncuran satelit Telkom-3 bulan lalu.

"Kami selalu merujuk informasi dari pihak Rusia," kata Wakil Direktur Utama Tekom Indra Utoyo, Rabu (5/9).

Ia menegaskan, sampai saat ini tidak ada layanan Telkom yang terganggu akibat gagal orbitnya Telkom-3. Sedianya, jika satelit tersebut berhasil diluncurkan maka pengoperasian sistem bisa dilakukan secepatnya per Desember 2012.

"Kami menyiapkan back-up dengan mencari transponder pengganti. Ada beberapa yang dicari oleh anak perusahaan," ujar Indra tanpa menyebut jumlah maupun sumber transponder pengganti tersebut.

Ia memastikan, kegagalan peluncuran satelit Telkom-3 tidak menghambat rencana pengembangan perseroan. "Bagaimanapun kita tetap perlu satelit. Mungkin nanti model bisnisnya akan ada penyempurnaan. Kami mencari solusi terbaik," tandas Indra.

Telkom masih mempertimbangkan untuk meluncurkan satelit lagi ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×