kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Satelit hilang, Telkom setia menanti kabar Rusia


Rabu, 05 September 2012 / 14:16 WIB
ILUSTRASI. Harga mobil bekas Daihatsu Taruna rilisan tahun 2000 murah meriah per Juli 2021


Reporter: Astri Kharina Bangun

JAKARTA. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) masih menunggu hasil investigasi dari Rusia terkait gagal orbitnya peluncuran satelit Telkom-3 bulan lalu.

"Kami selalu merujuk informasi dari pihak Rusia," kata Wakil Direktur Utama Tekom Indra Utoyo, Rabu (5/9).

Ia menegaskan, sampai saat ini tidak ada layanan Telkom yang terganggu akibat gagal orbitnya Telkom-3. Sedianya, jika satelit tersebut berhasil diluncurkan maka pengoperasian sistem bisa dilakukan secepatnya per Desember 2012.

"Kami menyiapkan back-up dengan mencari transponder pengganti. Ada beberapa yang dicari oleh anak perusahaan," ujar Indra tanpa menyebut jumlah maupun sumber transponder pengganti tersebut.

Ia memastikan, kegagalan peluncuran satelit Telkom-3 tidak menghambat rencana pengembangan perseroan. "Bagaimanapun kita tetap perlu satelit. Mungkin nanti model bisnisnya akan ada penyempurnaan. Kami mencari solusi terbaik," tandas Indra.

Telkom masih mempertimbangkan untuk meluncurkan satelit lagi ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×