kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   19.000   0,67%
  • USD/IDR 17.099   75,00   0,44%
  • IDX 6.971   -18,40   -0,26%
  • KOMPAS100 958   -7,36   -0,76%
  • LQ45 702   -6,10   -0,86%
  • ISSI 250   -0,25   -0,10%
  • IDX30 382   -5,99   -1,54%
  • IDXHIDIV20 472   -9,70   -2,02%
  • IDX80 108   -0,78   -0,72%
  • IDXV30 130   -2,34   -1,76%
  • IDXQ30 124   -2,23   -1,77%

Saran BEI terhadap para investor yang ingin berkecimpung di reksadana


Kamis, 30 Januari 2020 / 07:45 WIB
ILUSTRASI. Pencatatan perdana saham PT Cisadane Sawit Raya Tbk, PT Bank Amar Indonesia Tbk dan exchange traded fund (ETF) Reksa Dana BNI-AM ETF MSCI ESG Leaders Indonesia dari BNI Asset Management di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (9/1/2020).


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Satu lagi manajer investasi ditengarai gagal bayar reksadana saham yaitu PT Emco Asset Management.

Berdasarkan informasi yang diterima Kontan.co.id, gagal bayar ini disebabkan oleh racikan portofolio yang nyangkut di saham emiten milik trader kawakan Benny Tjokro. 

Baca Juga: Nasabah ingin Emco Asset Management tunjukkan itikad baik

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa (AB) Laksono Widodo mengatakan, dengan kasus ini tentunya memberikan sentimen negatif.

Namun, di sini lah pentingnya investor untuk melakukan analisa dasar mengenai siapa manajer investasi yang akan dipilih. 

"Kalau manajer investasi sudah menawarkan guaranteed return untuk produk ekuitas, sudah tanda-tanda suatu hal yang salah.

Baca Juga: Erick Thohir: Jiwasraya bakal bayar klaim ke nasabah pada akhir Maret ini




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×