kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.404.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.195
  • IDX 7.294   -26,58   -0,36%
  • KOMPAS100 1.142   -7,10   -0,62%
  • LQ45 920   -3,25   -0,35%
  • ISSI 218   -1,41   -0,64%
  • IDX30 460   -1,72   -0,37%
  • IDXHIDIV20 554   -0,98   -0,18%
  • IDX80 128   -0,53   -0,41%
  • IDXV30 130   0,41   0,32%
  • IDXQ30 155   -0,33   -0,21%

Samudera Indonesia (SMDR) Targetkan Pendapatan di Atas US$ 700 Juta Tahun Ini


Selasa, 08 Februari 2022 / 12:26 WIB
Samudera Indonesia (SMDR) Targetkan Pendapatan di Atas US$ 700 Juta Tahun Ini
ILUSTRASI. Kapal kontainer?PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR).


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) proyeksikan pendapatan tahun ini melebihi US$ 700 juta.

Direktur Utama PT Samudera Indonesia Tbk Bani Maulana Mulia menuturkan, optimisme tersebut berangkat dari pencapaian pendapatan di 2021 melebihi target sebelumnya dan tren saat ini tetap meningkat. 

Sebagai informasi, tren pendapatan SMDR terus bertumbuh yang mana pada 2020 pendapatan SMDR berada di kisaran US$ 500 juta dan pada 2021 berhasil menembus US$ 600 juta.

Selain itu, pemulihan kegiatan ekonomi di 2022 lebih cepat dibandingkan 2021. Menurutnya, meskipun ada varian omicron tidak menghambat proyek-proyek infrastruktur maupun proyek-proyek kelistrikan, pabrik-pabrik, dan sebagainya.

Baca Juga: Samudera Indonesia Berencana Masuk Bisnis Logistik Industri Perikanan

"Sehingga akan memberikan dampak positif bagi pelaku logistik seperti kami," ujarnya kepada Kontan.co.id, Selasa (8/2).

Kemudian, Bani mengatakan permintaan layanan kapal juga tetap tinggi di 2022 dan masih dibutuhkan kapasitas kapal tambahan untuk melayani peningkatan permintaan tersebut. 

Karena itu, tahun ini menganggarkan belanja modal atawa capital expenditure (capex) sebesar US$ 150 juta.

 

Anggaran tersebut akan digunakan SMDR untuk meningkatkan kapasitas kapal dan pembelian kapal baru. Saat ini, kapal yang sedang dalam pembuatan di Jepang ada sekitar 5-7 unit. 

Oleh sebab itu, anggaran capex tersebut tidak langusng keluar seluruhnya pada 2022, tergantung kapan kapal yang sedang dibuat selesai dan diantarkan ke Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Pre-IPO : Explained Supply Chain Management on Efficient Transportation Modeling (SCMETM)

[X]
×