kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Sahamnya dikaitkan dengan Jiwasraya dan Asabri, ini kata manajemen PP Properti (PPRO)


Senin, 20 Januari 2020 / 17:50 WIB
Sahamnya dikaitkan dengan Jiwasraya dan Asabri, ini kata manajemen PP Properti (PPRO)
ILUSTRASI. Direktur Keuangan PP Properti: Direktur Keuangan PP Properti, Indaryanto. KONTAN/Baihaki/8/2/2019

Reporter: Benedicta Prima | Editor: Herlina Kartika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga saham PT PP Properti Tbk (PPRO) terus melorot. Sejak awal 2020 hingga saat ini, harga PPRO turun 17,65% year to date (ytd) ke level Rp 56. Penurunan ditengarai terjadi karena saham PPRO masuk dalam portofolio Jiwasraya dan Asabri. 

Bila dilihat dari komposisi shareholder,  PT Asuransi Jiwasraya (persero) memegang saham PPRO sebanyak 8,51% dan PT Asabri (Persero) Dapen Polri memegang saham 5,33%. 

Direktur Keuangan PP Properti Indaryanto menjelaskan manajemen tidak mengetahui soal pergerakan harga saham tersebut apakah terkait dengan kasus Jiwasraya dan Asabri. 

Baca Juga: PP Properti (PPRO) akan rilis obligasi Rp 1,2 triliun, simak jadwal lengkapnya

Meskipun, Indaryanto juga mengakui bahwa harga saham PPRO sempat melambung tinggi dan menguntungkan para investor. 

"Jadi yang ingin saya tekankan kepada shareholder kita, terus terang tidak kenal mengenal dengan teman-teman tadi, mereka hanya shareholders kita," jelas Indaryanto, Senin (20/1). 

Indaryanto menjelaskan, manajemen berkomitmen memberikan fundamental yang baik sehingga tiap tahun tetap menghasilkan laba dan bisa membagikan dividen kepada para pemegang saham. 




TERBARU

Close [X]
×