kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.550   50,00   0,29%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Saham Samsung bikin bursa Asia bertahan


Kamis, 04 September 2014 / 08:51 WIB
ILUSTRASI. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyaksikan latihan serangan tembak, di lokasi yang dirahasiakan di Korea Utara 10 Maret 2023.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Bursa Asia bergerak liar pada transaksi pagi ini (4/9). Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 10.08 waktu Seoul, indeks MSCI Asia Pacific naik kurang dari 0,1%. Ini artinya, indeks acuan di kawasan regional ini bertahan mendekati level penutupan tertingginya sejak 30 Juli lalu.

Salah satu saham yang menopang pergerakan bursa Asia adalah saham Samsung Electronics Co di Korea Selatan. Ini merupakan kenaikan pertama saham Samsung dalam lima hari terakhir yang dipicu oleh peluncuran dua produk smartphone-nya.

Sementara itu, bursa Asia diprediksi akan dipengaruhi sejumlah sentimen. Salah satunya adalah penguatan mata uang emerging markets sebelum bank sentral di Jepang dan Eropa melakukan review atas kebijakan moneter mereka.

"Sepertinya pasar saham akan bergerak volatil pada September. Situasi fundamental saat ini ditambah dengan pertumbuhan ekonomi yang baik dapat mengerek pasar untuk bergerak lebih tinggi pada akhir tahun nanti," jelas Stuart Freeman, chief equity strategist Wells Fargo Advisors LLC di St. Louis, Missouri.

Sementara itu, indeks Topix Jepang turun 0,1%, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,2%, dan indeks NZX 50 Selandia Baru naik 0,1%. Sedangkan indeks Kospi Korea Selatan berhasil naik 0,5%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×