kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Saham-saham CPO turun pada Januari 2020, begini rekomendasi analis


Senin, 03 Februari 2020 / 05:25 WIB


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sepanjang Januari 2020, indeks saham sektor agrikultur menjadi indeks dengan penurunan terdalam, yakni 12,58%. Angka tersebut melebihi penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok 5,71% ke level 5.940,05. 

Hal tersebut sejalan dengan penurunan harga saham-saham di dalamnya yang dominan diisi oleh perusahaan penghasil minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO). Saham PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) misalnya, sepanjang Januari 2020 anjlok 24,34% ke Rp 115 per saham. 

Baca Juga: Indeks agrikultur anjlok paling dalam pada Januari 2020, ini dua penyebabnya

Disusul PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) yang merosot 20,07% ke Rp 1.175 dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) yang turun 18,10% ke Rp 11.875 per saham. 

Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony mengatakan, merosotnya harga saham-saham CPO disebabkan oleh harga jual CPO yang juga menurun. Berdasarkan data Bloomberg, harga jual CPO untuk kontrak pengiriman April 2020 pada 13 Januari 2020 masih berada di level RM 3.060 per ton. Lalu, turun ke RM 2.604 per ton pada 31 Januari 2020.




TERBARU

[X]
×