kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Saham perbankan jadi biang penurunan indeks BUMN20, bagaimana rekomendasi analis?


Rabu, 11 Desember 2019 / 04:15 WIB


Reporter: Kenia Intan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Sementara itu, Wawan menilai perombakan yang terjadi pada direksi BUMN tidak mempengaruhi saham-saham emiten pelat merah itu. 

Baca Juga: Mengenal Boy Thohir, kakak Menteri BUMN yang masuk daftar orang tertajir Indonesia

"Secara historis tidak terlalu  berpengaruh. Perusahaan BUMN kalau misal dilihat dari keuangannya sebenarnya sudah solid,"  kata Wawan ketika dihubungi Kontan.co.id secara terpisah. 

Ia melihat, selama ini perusahaan plat merah telah memiliki manajemen, struktur, maupun sistem yang baik. Keberadaan direksi hanya untuk mengarahkan sesuai koridor. 

- Rekomendasi analis

Suria melihat peluang saham-saham BUMN untuk rebound lebih besar daripada tertekan lagi, terutama untuk saham-saham BUMN dengan fundamental yang baik. Suria merekomendasikan saham-saham seperti BBNI, BMRI, sebab valuasinya menarik. 

Baca Juga: Kapan jajaran direksi Garuda Indonesia dan PLN diumumkan? Ini jawaban BUMN

Perbankan lain seperti BBRI juga menarik meskipun harganya agak tinggi. Pilihan selain perbankan, ada sektor telekomunikasi seperti TLKM. 

Sementara itu, Wawan berharap tahun depan ada perbaikan ekonomi yang bisa menggerakkan pasar, termasuk saham-saham BUMN. Investor disarankan untuk tetap mengamati saham-saham dengan kapitalisasi pasar yang besar, seperti BBRI dan BBNI.

"Kami percaya suku bunga akan turun dua kali lagi tahun depan," katanya. 

Baca Juga: Ini cara Kementerian BUMN agar Direksi BUMN tak tersangkut kasus

Di samping saham-saham perbankan, saham telekomunikasi seperti TLKM juga menarik karena diprediksi akan melanjutkan penguatan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×