kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45995,71   -11,93   -1.18%
  • EMAS988.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Saham Operator Telekomunikasi Kompak Naik, Simak Rekomendasi dari Analis


Kamis, 14 April 2022 / 20:38 WIB
Saham Operator Telekomunikasi Kompak Naik, Simak Rekomendasi dari Analis
ILUSTRASI. Pelanggan melakukan konsultasi layanan Jaringan 5G di XL Center Martadinata, Bandung, Jawa Barat, Senin (23/8/2021). ANTARA FOTO/Novrian Arbi/aww.


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Empat saham operator telekomunikasi kompak menunjukkan pergerakan positif belakangan ini. Dalam sepekan sampai dengan Kamis (14/4), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) naik 3,08% ke level Rp 4.680 per saham, PT XL Axiata Tbk (EXCL) +1,88% ke Rp 2.710, PT Indosat Tbk (ISAT) +1,46% ke Rp 5.225, dan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) +7,32% menjadi Rp 88 per saham.

Analis BCA Sekuritas Mohammad Fakhrul Arifin menilai, peningkatan harga saham operator telekomunikasi didorong oleh sentimen menjelang Lebaran. Sebagaimana diketahui, pada momen mudik dan Lebaran, permintaan data internet dari para pelanggan biasanya akan meningkat sehingga akan menguntungkan operator telekomunikasi.

Analis MNC Sekuritas Andrew Sebastian Susilo menyampaikan, trafik data pada momen Lebaran meningkat seiring dengan banyaknya masyarakat yang melakukan silaturahmi. "Rata-rata kenaikan trafik data pada kuartal II dari tahun 2019 hingga 2021 sebesar 15%," ucap Andrew saat dihubungi Kontan.co.id, Kamis (14/4).

Selain itu, banyak operator yang menyediakan paket Ramadan menjelang hari raya Lebaran dengan tarif per GB yang lebih mahal. Dengan begitu, average revenue per user (ARPU) operator telekomunikasi potensial turut meningkat.

Baca Juga: Penjualan Terdongkrak di Atas Level Pra-Pandemi, Bagaimana Prospeks Saham ASII?

Analis Henan Putihrai Sekuritas Muhammad As'ad menambahkan, secara historis, trafik data operator telekomunikasi pada bulan Ramadan tumbuh double digit dibanding bulan-bulan lainnya. "Dengan begitu, hal ini akan menaikkan pendapatan operator telekomunikasi di kuartal II-2022," kata As'ad.

Lebih lanjut, menurut Andrew, kenaikan saham-saham operator telekomunikasi juga didukung adanya rotasi sektoral. Salah satunya adalah sektor komoditas yang sudah booming dan meningkat cukup signifikan beberapa waktu sebelumnya.

Khusus TLKM, kenaikan harga sahamnya juga didorong oleh adanya aksi beli asing yang cukup besar dengan net buy Rp 1,65 triliun dalam sepekan di seluruh pasar. Ditambah lagi, saham-saham telekomunikasi termasuk sektor yang defensif terhadap kenaikan suku bunga.

Saham pilihan
Fakhrul menjadikan EXCL dan TLKM sebagai top picks karena memiliki fundamental yang baik dengan valuasi yang menarik. "Exposure perusahaan terhadap lokasi-lokasi mudik juga menunjukkan potensi yang besar bagi keduanya untuk memetik benefit dari momentum yang ada," tutur Fakhrul.

Baca Juga: Kinerja 2021 Lesu, Simak Rekomendasi Saham Wika Beton (WTON)

Meskipun begitu, ia juga melihat potensi upside harga saham ISAT tergolong menarik. Alhasil, ia merekomendasikan buy EXCL dengan target harga Rp 3.800 per saham, TLKM Rp 4.800, dan ISAT Rp 8.000 per saham.

Bernada serupa, Andrew dan As'ad menilai, TLKM dan EXCL merupakan saham operator telekomunikasi yang paling menarik. Menurut Andrew, TLKM menarik karena memiliki pelanggan terbesar di Indonesia dengan pangsa pasar sekitar 60%.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×