kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Saham layanan kesehatan naik tapi penundaan kesepakatan dagang bebani Wall Street


Kamis, 07 November 2019 / 05:49 WIB
Saham layanan kesehatan naik tapi penundaan kesepakatan dagang bebani Wall Street
ILUSTRASI. Wall Street ditutup bervariasi karena investor hati-hati menyikapi kesepakatan dagang, U.S., October 30, 2019. REUTERS/Brendan McDermid

Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Tiga indeks acuan Wall Street berakhir bervariasi pada perdagangan Rabu (6/11). Laporan kesepakatan perdagangan Amerika Serikat (AS)-China yang bisa ditunda hingga Desember mengimbangi sentimen kenaikan saham-saham kesehatan.

Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average turun 0,07 poin menjadi 27.492,56, S&P 500 naik 2,16 poin atau 0,07% menjadi 3.076,78, dan Nasdaq Composite turun 24,05 poin atau 0,29% menjadi 8.410,63.

Baca Juga: Wall Street ditutup bervariasi karena investor hati-hati menyikapi kesepakatan dagang

Saham Humana Inc naik 3,5% karena firma asuransi kesehatan melaporkan laba kuartalan yang mengalahkan estimasi penjualan yang lebih tinggi dari rencana kesehatan Medicare Advantage yang didukung pemerintah.

Saham CVS Health Corp naik 5,4% setelah rantai farmasi membukukan laba kuartalan yang lebih baik dari perkiraan, didorong oleh bisnis asuransi kesehatan Aetna dan unit manajemen farmasi. Keseluruhan sektor perawatan kesehatan pada indeks acuan S&P naik 0,6%.

Asal tahu, indeks Nasdaq memecahkan serangkaian rekor penutupan tertinggi selama tiga hari, dan Dow nyaris tidak mematahkan rekor tertinggi dua harinya.

Baca Juga: Media AS: China tekan Trump untuk pangkas tarif jelang kesepakatan dagang

Setelah seorang pejabat senior pemerintahan Trump mengatakan kepada Reuters bahwa pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping untuk menandatangani perjanjian perdagangan sementara yang ditunggu-tunggu bisa ditunda hingga Desember, karena diskusi berlanjut mengenai persyaratan dan tempat.

Kekhawatiran baru tentang berapa lama perang perdagangan dapat berlanjut dan menyebabkan saham diperdagangkan lebih rendah.

"Berita utama besar adalah Reuters melaporkan bahwa penandatanganan 'fase satu' berpotensi didorong ke Desember. Pasar mengambil posisi jual dan saat ini investor pada pola holding,  menunggu,” ujar Michael O'Rourke, analis JonesTrading di Greenwich, Connecticut.

Baca Juga: Wall Street makin perkasa didorong optimisme kesepakatan perdagangan AS-China

Pejabat administrasi Trump mengatakan masih mungkin kesepakatan "tahap satu" tidak akan tercapai, tetapi kesepakatan lebih mungkin daripada tidak.

Sebelumnya, reli baru-baru ini ke rekor tertinggi telah dipicu oleh tanda-tanda kemajuan dalam pembicaraan perdagangan AS-China bersama dengan beberapa laporan pendapatan yang optimis.




TERBARU

Close [X]
×