kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Saham HMSP & GGRM tertekan kenaikan tarif cukai rokok, ini rekomendasi analis


Jumat, 11 Desember 2020 / 00:05 WIB


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Noverius Laoli

Terkait dengan sahamnya meski sudah turun dalam, ia melihat saat ini bukan waktu yang tepat untuk mengoleksi saham rokok. Di samping itu, ada hal lain yang perlu diperhatikan, yakni preferensi investor global yang saat ini cenderung lebih ke saham-saham berbasis Environmental, Social, and Corporate Governance (ESG).

"Sehingga minat investor global di saham-saham rokok Indonesia bisa menurun," ucap Yosua.

Analis RHB Sekuritas Indonesia Michael Wilson Setjoadi bahkan memprediksi, GGRM dan HMSP masih berpotensi terkoreksi lagi sebesar 5%-10%. Saat ini, ia memasang rekomendasi netral untuk saham-saham rokok.

"Kira-kira, sampai produsen rokok sudah ada sinyal sepakat naikin harga tinggi sehingga market share bisa dipertahankan dan bagus buat margin," ucap dia. Menurut Michael, selama harga jual rokok belum naik, harga saham juga belum bisa terkerek.

Selanjutnya: IHSG melemah 0,18% pada Kamis (10/12), masih menguat 2,06% sepekan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×