kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Saham Grup Barito Jadi Pemberat IHSG, Saatnya Beralih ke Saham Bluechip Konvensional?


Minggu, 04 Februari 2024 / 16:29 WIB
Saham Grup Barito Jadi Pemberat IHSG, Saatnya Beralih ke Saham Bluechip Konvensional?
ILUSTRASI. Pegawai melintas di depan layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/4/2023). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/tom.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Tendi Mahadi

Apalagi secara valuasi saham seperti ASII dan TLKM sudah berada di level terendah. Robertus menyebut valuasi ASII saat ini tidak pernah serendah saat ini sejak 2020. 

Tak hanya itu, Mirae Asset Sekuritas juga melihat valuasi saham Telkom masih atraktif. Robertus bilang valuasi TLKM belum pernah serendah ini dalam beberapa tahun terakhir. 

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus menimpali penguatan IHSG akan mendapat sokongan dari investor yang mulai kembali melirik saham-saham blue chip konvensional. 

Apalagi perbankan yang memiliki korelasi positif terhadap tingkat suku bunga The Fed pergerakan sahamnya. 

"Jika ada asumsi penurunan suku bunga, maka perbankan akan memiliki prospek yang positif," tuturnya. 

Dari sektor perbankan saham pilihannya jatuh ada BBCA, BBRI, BBNI, BMRI. Sementara saham pilihan Mirae Asset Sekuritas untuk tahun ini jatuh pada BBRI, BBCA, TLKM, ISAT, ASII, AMRT, HOKI, ACES, MAPI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×