kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Saham dengan kapitalisasi pasar kecil untuk trading harian saja


Minggu, 01 Desember 2019 / 22:08 WIB
ILUSTRASI. Investor mengamati pergerakan saham emiten melalui smartphone di salah satu sekuritas di Jakarta, Jumat (29/11). 


Reporter: Kenia Intan | Editor: Yudho Winarto

Ia melanjutkan, memasuki Desember saham-saham blue chip atau big caps (saham yang memiliki kapitalisasi pasar besar) lebih menarik . Sebab, secara historis akan terjadi window dressing. Sementara, January effect juga lebih menggunakan saham-saham blue chip.

"Dan kebanyakan valuasi blue chips masih murah mengingat penurunan yang terjadi hampir sepanjang tahun," katanya lagi.

Baca Juga: IHSG melejit, yuk cek PER dan PBV 20 saham LQ45 berikut

Berdasar data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Jumat (29/11) saham-saham yang termasuk blue chips sepanjang tahun 2019 seperti BBCA, BRPT, TPIA, POLL, SMMA, MPRO, TLKM, BTPS, MIKA, dan EXCL.

Tidak jauh berbeda, Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta melihat saham-saham dengan kapitalisasi pasar mini kurang likuid dan cenderung mengalami tren penurunan. Sehingga, ia tidak merekomendasikan saham-saham tersebut.

Baca Juga: 10 Saham Ini Beri Untung Tinggi Saat IHSG Terjungkal di Pekan Lalu (25-29 November)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×