kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Saham bioteknologi menekan bursa AS


Sabtu, 25 Juli 2015 / 09:08 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Bursa AS berakhir di zona merah pada transaksi perdagangan tadi malam (24/7). Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks S&P 500 turun 1,1% menjadi 2.079,65. Indeks S&P 500 mencatatkan penurunan mingguan terbesar dalam empat bulan terakhir yakni 2,2%.

Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,9% menjadi 17.568,53. Sepanjang pekan ini, indeks Dow Jones sudah turun 2,9%. Adapun indeks Nasdaq Composite turun 1,1%.

Pergerakan sejumlah turut mempengaruhi bursa AS. Salah satu di antaranya yakni saham Biogen Inc yang turun 22% setelah memangkas prediksi pendapatan 2015. Sementara itu, saham Amazon melonjak 9,8% dan Visa Inc naik 4,3% setelah membukukan pendapatan melampaui estimasi.

Menurut Jim Paulsen, Chief Investment Strategist Wells Capital Management Inc mengungkapkan, kejatuhan pada harga komoditas ditambah dengan lemahnya data dari China serta laporan kinerja yang negatif menjadi faktor-faktor yang memberatkan pasar. "Kita mengalami kejatuhan yang cukup besar saat ini," imbuhnya.

Asal tahu saja, indeks manufaktur China secara tidak terduga melorot ke level terendahnya dalam 15 bulan terakhir. Data tersebut mengindikasikan China membutuhkan sokongan yang besar dari kebijakan moneter dan fiskal untuk menyokong perekonomian mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×