kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.034   -54,00   -0,30%
  • IDX 6.076   34,52   0,57%
  • KOMPAS100 799   9,02   1,14%
  • LQ45 607   6,78   1,13%
  • ISSI 210   0,21   0,10%
  • IDX30 342   3,30   0,98%
  • IDXHIDIV20 426   3,51   0,83%
  • IDX80 91   1,06   1,17%
  • IDXV30 117   1,23   1,07%
  • IDXQ30 110   1,00   0,92%

Saham big cap di bursa AS didominasi perusahaan teknologi, Indonesia perbankan


Sabtu, 22 Agustus 2020 / 06:35 WIB
ILUSTRASI. Layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia Jakarta, Selasa (4/8). Pada penutupan perdagangan saham, Selasa (4/8/2020), IHSG ditutup naik 68,77 poin atau 1,37 persen ke posisi 5.075,00. Sementara, indeks saham LQ45 juga menguat 2,01 persen ke posisi 78


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Ada saatnya market cap ini bergerak dan menjadi jauh lebih besar dari valuasi, ada saatnya juga menjadi lebih rendah.

“Namun dipercaya bahwa nilai market cap akan mendekati nilai valuasi seiring dengan waktu. Yang mempengaruhinya antara lain asset dan prospek emiten yang bersangkutan,” terang Alfatih saat dihubungi Kontan.co.id, Jumat (21/8).

Baca Juga: Saham big cap mengisi sepuluh besar laggard IHSG, berikut rekomendasi analis

Alfatih menilai, perbedaan emiten penghuni top 10 big caps di pasar saham AS dan Indonesia kemungkinan besar dipengaruhi oleh situasi perekonomian masing-masing negara. Dimana di Indonesia, sektor perbankan dianggap sebagai penggerak dari perekonomian.

Namun, satu hal yang menarik menurut Alfatih adalah, dari top 10 perusahaan dengan market cap terbesar baik di pasar saham AS maupun di bursa tanah air, ternyata mempunyai return on equity (ROE) yang berada di atas rata-rata. “Barang kali inilah yang mendorong naiknya perusahaan-perusahaan tersebut,” sambung dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×